Seputar Kanker Payudara, Siapa yang Beresiko dan Bagaimana Cara Mencegah?

DokterSehat.Com – Kanker payudara merupakan suatu penyakit di mana sel-sel abnormal payudara membelah diri tanpa kontrol dan mampu menyerang jaringan lain.

doktersehat-kanker-payudara

Siapa saja yang bisa terkena?

Kanker ini biasanya menyerang wanita pada usia reproduktif, yaitu pada usia 20 – 40 tahun.

Apa faktor risiko pencetusnya?

Faktor risiko pencetus kanker antara lain adalah genetik, pola hidup dan ketidakseimbangan hormonal tubuh.

Faktor risiko genetik memang tidak bisa dihindari, tetapi bila pernah ada riwayat keluarga terdekat mengalami kanker payudara, maka risiko terkena kanker payudara juga dapat meningkat.

Pola hidup dan pola makan yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker) diikuti kurangnya aktivitas dan olahraga dapat menyebabkan terbentuknya radikal bebas oksidan yang dapat menyebabkan keganasan seluler. Radikal bebas yang dihasilkan dari makanan yang bersifat karsinogenik yaitu merusak struktur molekuler sel sehingga sel akan berubah menjadi keganasan.

Kondisi hormonal tubuh wanita yang tidak stabil juga dapat memicu keganasan pada payudara.

Bagaimana pencegahan?

                Pencegahannya adalah dengan menghindari faktor-faktor risiko yang mencetuskan terjadinya kanker payudara.

Faktor genetik memang tidak bisa dihindari lagi, tetapi bila ada salah satu keluarga terdekat yang terkena kanker payudara, maka Anda harus ekstra berhati-hati, karena risiko Anda terkena kanker payudara bisa meningkat.

Faktor Pola Hidup merupakan satu-satunya faktor yang dapat dicegah, caranya dengan menjalani pola hidup sehat. Mengatur pola makan, dengan perbanyak konsumsi makanan yang banyak mengandung antioksidan seperti sayur dan buah. Konsumsi suplemen tambahan seperti vitamin E dan C juga baik, karena antioksidan akan melawan zat oksidan yang terbentuk, sehingga mencegah terjadinya keganasan sel. Menghindari terbentuknya zat-zat oksidan yang karsinogenik dari hasil metabolisme tubuh yang tidak sempurna, serta beberapa racun dari jamur, aflatoksin juga mencetuskan keganasan. Zat-zat pestisida seperti dioksin dan polutan lain disinyalir sebagai zat karsinogenik.

Baca Juga:  Awas, Dot Bisa Memicu Karies Gigi Pada Balita

Pemeriksaan SADARI

SADARI merupakan teknik pemeriksaan payudara sendiri, yang sederhana dan dapat dilakukan oleh wanita dengan sendiri di rumah.

Berbaringlah dan letakkan tangan kiri Anda di bawah kepala. Gunakan tangan kanan Anda untuk memeriksa payudara bagian kiri. Dengan tiga jari tengah, gerakan secara lembut, dengan alur melingkar ke sekeliling payudara, memeriksa adanya benjolan, baik bonggol keras, atau penebalan jaringan payudara. Gunakan berbagai tingkat penekanan payudara, ringan, sedang dan kuat/ periksa seluruh bagian payudara, dari bagian atas, melingkar ke bagian bawah. Ganti tangan dan periksa sisi payudara lainnya. Lihat kedua payudara Anda dengan berdiri di depan cermin, letakkan kedua tangan Anda di pinggang. Cari bila ada benjolan, atau perubahan baru baik ukuran maupun bentuk atau adanya bengkak atau dekik/lesung kulit.