Seputar Infeksi Saluran Kemih

Doktersehat.com – Infeksi saluran kemih (ISK) adalah jenis infeksi yang sangat sering terjadi. ISK dapat terjadi di saluran ginjal (ureter), kandung kemih (bladder), atau saluran kencing bagian luar (uretra).



Bakteri utama penyebab ISK adalah bakteri Escherichia coli (E. coli) yang banyak terdapat pada tinja manusia dan biasa hidup di kolon. Wanita lebih rentan terkena ISK karena uretra wanita lebih pendek daripada uretra pria sehingga bakteri ini lebih mudah menjangkaunya. Infeksi juga dapat dipicu oleh batu di saluran kencing yang menahan koloni kuman. Sebaliknya, ISK kronis juga dapat menimbulkan batu.

Mikroorganisme lain yang bernama Klamidia dan Mikoplasma juga dapat menyebabkan ISK pada laki-laki maupun perempuan, tetapi cenderung hanya di uretra dan sistem reproduksi. Berbeda dengan E coli, kedua bakteri itu dapat ditularkan secara seksual sehingga penanganannya harus bersamaan pada suami dan istri.

Gejala

Penderita ISK mungkin mengeluhkan hal-hal berikut:

  • Sakit pada saat atau setelah kencing
  • Anyang-anyangan (ingin kencing, tetapi tidak ada atau sedikit air seni yang keluar)
  • Warna air seni kental/pekat seperti air teh, kadang kemerahan bila ada darah
  • Nyeri pada pinggang
  • Demam atau menggigil, yang dapat menandakan infeksi telah mencapai ginjal (diiringi rasa nyeri di sisi bawah belakang rusuk, mual atau muntah)

Pengobatan

Pengobatan ISK biasanya dilakukan dokter dengan pemberian antibiotik. Secara tradisional, orang sering memakai air daun sirih karena diyakini memiliki daya antiseptik. Namun demikian, pengobatan tradisional seperti itu tidak boleh terlalu diandalkan. Bila Anda merasakan gejala di atas, segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Pencegahan

Meskipun penggunaan obat-obatan akan membantu, berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan sebagai pertolongan pertama untuk mengobati infeksi saluran kemih, seperti dilansir Magforwoman.

1. Banyak minum air
Air bertindak sebagai antiracun dalam tubuh dan akan membersihkan kelenjar Anda. Minum cairan seperti jus cranberry atau vitamin C akan membantu mengeluarkan bakteri melalui urin.

Baca Juga:  Benarkah Pria Memang Sangat Tertarik Dengan Ukuran Payudara Tertentu?

2. Segerakan buang air kecil
Jangan menahan diri untuk buang air kecil karena akan memperburuk keadaan Anda.

3. Habiskan obat yang diberikan dokter
Antibiotik adalah salah satu obat yang akan diberikan oleh dokter. Dan Anda harus benar-benar menghabiskan antibiotik yang diberikan dokter, bahkan saat infeksi Anda dirasa sudah sembuh.

4. Kenakan pakaian higienis
Menggunakan pakaian yang higienis dan tidak ketat akan membantu Anda menghindari selangkangan yang lembap. Karena daerah yang lembap sangat disukai bakteri.

5. Hindari kopi dan makanan pedas
Hindari kopi dan makanan pedas lainnya karena dapat mengiritasi kandung kemih.

6. Buang air kecil sebelum dan setelah berhubungan seks
Buang air kecil sebelum dan setelah berhubungan seks akan membantu menyingkirkan bakteri yang akan masuk selama hubungan intim.

7. Hindari seks
Ketika Anda merasakan gejala infeksi saluran kemih, ada baiknya untuk menhindari hubungan seks.

8. Gunakan air hangat pada daerah genital
Hal ini akan membantu dalam mengurangi sensasi terbakar saat kencing

Dari berbagai sumber