Sepsis Atau Infeksi Darah

DokterSehat.Com – Infeksi darah atau sepsis adalah kondisi serius yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Jika cepat ditangani, maka kemungkinan kecil terjadi reaksi tubuh yang tidak diinginkan. Namun infeksi darah dapat berubah fatal jika tanda-tanda dan gejalanya tidak diindahkan.

11

Orang menyebutnya bermacam-macam, ada yang menyebut sepsis, infeksi darah, bakterimia atau infeksi darah menuju sepsis. Kesemuanya menggambarkan hal yang sama yakni darah penuh dengan sesuatu yang tidak seharusnya.

Apakah arti sepsis?

Pasien yang sepsis adalah seseorang yang mengidap infeksi didalam tubuhnya yang tidak disadari. Pada awal terjadinya infeksi, gejala dapat mirip dengan flu ringan. Seharusnya dapat dikenali jika orang tersebut baru saja melewati prosedur bedah sebelum infeksi muncul.

Bakteri secara normal tidak ditemui di pembuluh darah. Ada berbagai kemungkinan bagaimana bakteri bisa masuk. Salah satunya adalah tindakan operasi. Kulit diiris dengan sengaja untuk membetulkan organ didalam tubuh. Pasien dijahit kembali, namun sebelum luka operasi sembuh, jaringan dalam tubuh mudah terkena infeksi.

Bakteri dapat juga masuk ke pembuluh darah lewat membran mukosa, yang berarti lewat mata, hidung, mulut, kulit dan paru-paru. Umumnya ketika tubuh diserang oleh penyakit, sel darah putih akan berkumpul dan membantu tubuh kita melawannya. Itulah mengapa ketika kita melakukan test darah, kita akan lihat bahwa sel darah putih sangat tinggi.

Kadangkala, infeksi menang melawan sistem kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan sepsis. Berikut ini adalah gejala sepsis :

  • Suhu tubuh yang tinggi maupun rendah (demam atau hipotermia)
  • Denyut jantung cepat
  • Napas pendek
  • Jumlah sel darah putih lebih tinggi dari normal
  • Kurangnya produksi urin
  • Batuk-batuk

Perbedaan utama antara flu biasa dengan sepsis adalah gejala-gejala tersebut muncul tiba-tiba. Flu dan pilek biasa gejalanya muncul bertahap, naik ke atas dan turun lagi sementara tubuh melawan infeksi. Jika terjadi sepsis, kondisi akan semakin parah. Perbedaan lainnya adalah penyebabnya, flu oleh rhinovirus, sedangkan sepsis disebabkan oleh bakteri (kadang infeksi jamur)

Baca Juga:  Penyebab Divertikulitis

Perawatan sepsis

Seberapa cepat sepsis dapat dideteksi untuk menentukan kepastian hidup dan keampuhan perawatan tersebut. Obat utama untuk sepsis adalah antibiotik. Bakteri yang biasanya dapat masuk ke dalam pembuluh darah adalah Staphylococcus aureus, E. coli, Streptococcus dan P. aeruginosa. Tipe antibiotik yang diberikan akan bergantung pada tipe bakteri yang ditemukan di test darah.

Sepsis atau infeksi darah adalah kondisi dimana darah telah dipenuhi bakteri. Jika langsung diobati, dapat sembuh dengan mudah. Semakin lama tidak diobati, semakin bermasalah terhadap tubuh kita.