Seperti Rokok, Kopi Akan Diberi Label Peringatan Kanker?

doktersehat-kopi-coffee-lambung-perih-asam-kafein-perawatan-kulit-payudara-mengecil

DokterSehat.Com– Meskipun telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa minum kopi bisa memberikan manfaat bagi kesehatan, negara bagian California, Amerika Serikat, mungkin akan memberikan label peringatan penyebab kanker pada kopi. Apa alasan dari tindakan ini?

Dikutip dari CNN, semua berawal dari tuntutan yang diajukan Council for Education and Research on Toxics pada 2010 lalu. Tuntutan ini ditujukan untuk meminta semua penjual kopi, baik itu yang merupakan kafe-kafe terkenal dan penjual biasa, untuk memberikan peringatan tentang adanya kandungan akrilamida, bahan kimia kanker yang bisa saja muncul saat biji kopi dipanggang. Dalam tuntutan ini, disebutkan bahwa penjual kopi harus memberikan keterangan adanya kandungan kimia ini yang bisa saja menyebabkan kanker, cacat lahir, atau gangguan reproduksi.

Bill Murray dari National Coffee Association menyebutkan bahwa tuntutan ini sebenarnya tidak sesuai dengan Pedoman Diet yang dikeluarkan Pemerintah Amerika Serikat. Dalam pedoman ini, disebutkan bahwa kopi termasuk dalam minuman sehat yang justru dianjurkan untuk sering dikonsumsi. Bagi Murray, tuntutan ini akan membingungkan masyarakat dan membuat mereka ragu untuk minum kopi.

Telah ada penelitian yang menghasilkan fakta bahwa kanker justru memiliki kandungan anti kanker, menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Bahkan, penelitian lain juga menghasilkan fakta bahwa pecinta kopi cenderung hidup lebih lama. Hanya saja, Agency for Research on Cancer, salah satu bagian dari WHO, menyebutkan bahwa minuman terlalu panas, termasuk kopi, bisa saja menyebabkan kanker kerongkongan.

Akrilamida sendiri terbentuk saat gula dan asam amino dipanaskan hingga 150 derajat Celcius dan bisa ditemukan di bahan lain seperti gorengan dan makanan panggang, tidak hanya di dalam kopi.

Kalau menurut sobat sehat, apakah kopi memang perlu diberi label peringatan kanker?