Seperti Apakah Racun Saraf XV yang Membunuh Kim Jong-Nam?

DokterSehat.Com – Kasus pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri dari pemimpin Korea utara, Kim Jong-Un, telah menjadi bahan pembicaraan yang hangat bagi banyak pihak. Banyak pakar kesehatan yang bahkan menduga-duga jenis racun apa yang digunakan untuk membunuh Jong-Nam mengingat. Sebagai contoh, ada pakar yang menduga bahwa racun yang dipakai untuk membunuh Jong-Nam ini adalah racun ikan fugu. Namun, baru-baru ini pihak Kepolisian Malaysia menyebutkan jika Jong-Nam tewas karena diberi Racun Saraf XV. Seperti apakah racun saraf tersebut?

doktersehat-kim-facebook

Photo Credit: Facebook/ Kim Chol

Kepala Polis Diraja Malaysia, Khalid bin Abu Bakar, menyebutkan jika racun saraf XV inilah yang digunakan untuk membunuh Jong-Nam. Sebenarnya, ada dugaan bahwa pihak Korea Utara ikut terlibat dalam pembunuhan ini namun telah dibantah dengan tegas. Sebagai informasi, Jong-Nam meregang nyawa dalam perjalanan ke rumah sakit setelah mendapatkan serangan dari orang yang diyakini adalah warga negara Indonesia.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dari Amerika Serikat (CDC), menyebutkan jika racun saraf XV memang bisa memberikan reaksi yang sangat cepat dalam membunuh korbannya. Racun yang awalnya dikembangkan di Inggris pada tahun 1950an ini memang tergolong sebagai senjata kimia berbahaya dan sebenarnya sudah dilarang penggunaannya di berbagai tempat. Racun saraf XV sendiri mampu membuat tubuh tak lagi mampu menjaga kinerja enzim-enzim yang sangat penting bagi berbagai sistem pada tubuh sehingga semua sistem akan berhenti dan membuat korbannya meninggal dunia.

Jika seseorang terkena racun ini, gejala awalnya biasanya adalah pusing-pusing, rasa sesak pada dada, mual-mual, keringat dingin, dan semakin kaburnya penglihatan. Setelah itu, korban akan kesulitan bernafas dan akhirnya meninggal dunia.

Menurut CDC, 0,01 gram atau tidak sampai setetes racun saraf XV sudah cukup untuk membuat seseorang meninggal dunia dengan cara dihirup atau kontak melalui kulit. Racun ini juga dikenal luas sebagai racun paling kuat dari berbagai jenis racun saraf. Karena alasan inilah Jong-Nam bisa dengan cepat meninggal dunia setelah terpapar racun tersebut.