Seperti Apakah Pneumonia yang Diidap Oleh Hillary Clinton?

DokterSehat.Com – Proses kampanye pemilihan presiden di Negara adidaya Amerika Serikat semakin menarik perhatian pecinta politik di seluruh dunia. Jika kita biasanya mendengar berita tentang kontroversialnya pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh calon Donald Trump, maka kini lawannya, Hillary Clinton dikabarkan terkena pneumonia sehingga menimbulkan pertanyaan apakah kondisi kesehatannya membuatnya layak membuatnya layak menjadi pemimpin negara. Sebenarnya, seperti apakah pneumonia yang diderita oleh istri mantan presiden Bill Clinton ini?

doktersehat-paru-paru-Asbestosis-Fibrosis-paru-kanker-pneumonia

Hillary sendiri diketahui mengalami pneumonia setelah dirinya meninggalkan acara peringatan tragedy 9 September. Dari foto dan video yang dikeluarkan berbagai media, Ia bahkan terlihat sangat lelah dan kesulitan berjalan menuju mobilnya.

Pneumonia sendiri seringkali disebabkan oleh infeksi bakteri yang membuat jaringan pada paru-paru mengalami pembengkakan. Biasanya, pneumonia akan menyebabkan gejala-gejala yang tidak begitu serius layaknya flu atau bahkan sesak nafas. Selain itu, penderitanya juga bisa mengalami batuk, baik itu yang berlendir atau batuk kering. Namun, ada kalanya penderita pneumonia akan mengalami gejala layaknya peningkatan denyut jantung, demam, badan gemetaran yang disertai dengan nyeri dada, hingga kelelahan yang sangat ekstrim yang disertai dengan mual dan muntah-muntah.

Pneumonia sendiri termasuk dalam penyakit yang cukup banyak menyerang lansia pada saat musim dingin. Bahkan, di Inggris sendiri tercatat 8 dari 1.000 orang dewasa terkena penyakit ini. Memang, gejala dari penyakit ini bisa diatasi dengan beristirahat dan meminum antibiotik. Namun, kadangkala penyakit ini juga menyebabkan gejala yang lebih berat dan harus diperiksakan kondisinya ke dokter agar tidak menjadi semakin parah.

Melihat banyaknya respon dari banyak orang yang mempertanyakan kelayakan kondisi kesehatannya untuk melalui proses pemilihan presiden ini, Hillary pun merilis surat keterangan sehat yang ditulis oleh dr. Bardack yang menyebutkan kondisi tubuhnya benar-benar sehat dan sudah lama tidak menjalani pengobatan penyakit serius semenjak terkena deep vein thrombosis pada tahun 1998 dan 2009, serta terkena gegar otak empat tahun silam.