Seperti Apakah Kanker Mata?

DokterSehat.Com – Kanker mata merupakan tumor ganas yang tumbuh pada bagian mata, tergolog penyakit mata yang jarang ditemui. Menurut tempatnya dapat dibagi menjadi tumor kelopak mata dan tuor inokular, dan lain-lain. Kanker mata pada umunya terjadi pada sebelah mata, lalu berkembang ke mata yang lain, prosentase terjadinya berbeda pada tiap usia, biasanya disebabkan kerena faktor keturunan atau mutasi gen pada tubuh sendiri.

doktersehat-mata-iritasi-lensa-kontak-soflens

Gejala
Adapun gejala-gejala yang dapat ditemukan pada penderita kanker mata ialah sebagai berikut :

  • Pandangannya menjadi kabur pada salah satu mata.
  • Terdapatnya floaters atau bintik-bintik merah di bagian mata.
  • Penderita juga mengalami kehilangan penglihatan perifernya.
  • Bola mata terlihat juling atau melotot dan seperti akan keluar.

Bila terjadi salah satu atau beberapa gejala di atas pada diri Anda, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Penanganan yang dini dan tepat merupakan salah satu kunci sukses mengatasi kanker.

Diagnosa
Ketika Anda datang ke dokter untuk memastikan gejala-gejala yang dirasakan di atas adalah benar kanker mata atau bukan, maka dokter akan melakukan beberapa tahapan diagnosis seperti berikut.

Pemeriksaan fisik mata, pemeriksaan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui apakah di dalam mata pasien tersebut terdapat indikasi kuat yang mengarah ke penyakit kanker mata atau tidak.

Dokter tentu memiliki pengetahuan yang cukup baik untuk menentukan mata yang normal dan tidak karena disebabkan serangan kanker mata.

Pemeriksaan lanjutan dapat dilakukan dengan CT fundus pada kepala jika ditemukan indikasi kuat bahwa pasien menderita kanker mata.

Untuk memastikan penyebab kanker mata, maka akan dilakukan pemeriksaan laboratorium dan kemudian dilanjutkan pada tahap pengobatan jika telah terbukti kuat bahwa penderita terkena kanker mata.

Baca Juga:  Sering Sakit Kepala Bagian Belakang

Pembedahan atau operasi
Upaya pembedahan atau operasi ini tentu saja menjadi tahapan yang sangat penting untuk mengangkat tumor di mata dan memutus rantai penyebaran kankernya supaya tidak menyebar ke organ terdekat yang lain. Jika sudah diangkat tumornya, maka pengobatan lanjutan bisa dilakukan baik dengan radioterapi atau kemoterapi.

Radioterapi
Radioterapi ini dilakukan untuk membunuh atau menghancurkan sel-sel kanker sampai tuntas supaya tidak menyebar ke mana-mana. Radioterapi dilakukan dengan menggunakan sinar X yang kuat sehingga tumornya akan mati.

Kemoterapi
Setelah dilakukan pengobatan dengan operasi dan radioterapi, maka untuk lebih mengintensifkan pengobatannya, dilakukan tahapan berikutnya berupa kemoterapi.

Tim dokter biasanya akan melihat terlebih dulu kondisi pasien. Kalau kanker pada matanya tidak sampai menyebabkan kebutaan, artinya masih bisa melihat, maka pengobatan cukup dengan membunuh sel kankernya saja.

Namun, bila kondisinya sudah lebih parah, tidak bisa melihat, biasanya pengobatan dilakukan dengan pengangkatan pada mata sampai saraf optik.

Makanya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebaiknya, periksakan kondisi mata secara rutin untuk memastikan kesehatan Anda jangan menunggu sampai terkena gejala-gejala di atas.