Selulitis, Kulit Bagian Dalam Terinfeksi

DokterSehat.com – Selulitis merupakan infeksi pada lapisan kulit yang lebih dalam akibat bakteri streptokokus atau stafilokokus atau bakteri lainnya. Dalam kondisi normal kulit memiliki berbagai jenis bakteri, namun kondisi kulit yang utuh menjadi penghalang yang efektif untuk mencegah masuknya bakteri dam pertumbuhan bakteri di dalam tubuh. Bila kulit robek, bakteri dapat masuk dan berkembangbiak sehingga menimbulkan infeksi dan peradangan.



Faktor resiko terjadinya selulitis:

  • Luka di kulit
  • Gigitan dan sengatan serangga, gigitan hewan, atau gigitan manusia
  • Riwayat diabetes dan penyakit pembuluh darah perifer
  • Pemakaian obat imunosupresan atau kortikosteroid
  • Setelah melakukan prosedur paru-paru, jantung, atau gigi

Gejala

Infeksi kerap kali ditemukan pada tungkai dan seringkali diawali dari:

  • Cedera ringan yang menyebabkan kerusakan kulit
  • Infeksi jamur diantara jari-jari kaki
  • Luka terbuka di kulit

Selulitis mengakibatkan munculnya beberapa gejala, antara lain:

  • Kulit tampak merah
  • Peradangan yang terlokalisasi
  • Bengkak
  • Licin diikuti nyeri saat ditekan
  • Kulit terasa hangat saat diraba
  • Muncul ruam kulit secara tiba-tiba dan berbatas tegas
  • Dapat disertai memar dan lepuhan-lepuhan kecil

Gejala lainnya adalah:

  • Sakit kepala
  • Demam
  • Menggigil
  • Tidak enak badan
  • Nyeri otot

Pengobatan

Pengobatan yang tepat bisa mencegah penyebaran infeksi ke darah dan organ lainnya. Biasanya penderita akan diberikan penicillin atau obat jenis penicillin lain seperti cloxacillin. Bila infeksinya ringan maka bisa diberi sediaan per-oral (ditelan). Sebelum diberi sediaan per-oral biasanya pasien terlebih dahulu diberi suntikan antibiotik, bila:

  • Penderita sudah lanjut usia
  • Demam tinggi
  • Selulitis menyebar dengan cepat ke bagian tubuh lainnya.

Bila selulitis menyerang tungkai, sebaiknya tungkai dibiarkan dalam posisi terangkat dan dikompres dingin untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan.