Self Injury, Penyakit Psikologi Yang Berbahaya

DokterSehat.Com – Self injury adalah kegiatan yang dilakukan individu untuk melakukan melukai atau menyakiti diri sendiri, hingga saat ini tidak terdapat kesepakatan secara internasional mengenai definisi self injury. Secara ringkas self injury didefinisikan sebagai mekanisme coping yang digunakan seorang individu untuk mengatasi rasa sakit secara emosional atau menghilangkan rasa kekosongan kronis dalam diri dengan memberikan sensasi pada diri sendiri. Sebenarnya penyakit ini merupakan kelainan yang terjadi akibat depresi, dan juga stress yang berkepanjangan. Berikut adalah beberapa macam self injury.

19

Self Injury ringan, ialah kelainan menyakiti diri sendiri namun masih dalam taraf yang wajar. Sebenarnya tanpa kita sadari kita juga sering melakukan self injury dalam kehidupan kita sehari-hari. Salah satu contoh self injury ringan ialah diet. Diet sebenarnya baik untuk kesehatan tubuh. Namun jika berlebihan efeknya akan berbahaya. Selain itu self injury ringan dapat berupa memencet jerawat, dan mengopek luka yang akan kering.

Self Injury sedang sudah mulai tidak wajar tetapi masih dapat ditoleransi. Salah satu self injury seang ialah meremas tangan, menampar pipi jika kesal, menarik rambut jika stress, hingga mencubiti diri sendiri. Hal lainnya ialah membentur-benturkan kepala ke tembok. Namun sebaiknya self injury dihindari karena akan berakibat buruk bagi penderitanya. Self Injury berat. Ini merupakan trauma psikologis yang amat berat. Self injury ini biasanya oleh depresi yang sangat berat.

Self Injury taraf ini sudah cukup parah yakni menyayat diri sendiri, melukai lengana, membakar diri, minum racun serangga, hingga menabrakkan diri ke mobil hingga bunuh diri. Sebaiknya jika depresi kita belajar tenang dan menyelesaikan sesuatu dengan kepala dingin. Jangan sampai kita melakukan hal yang membahayakan dan merugikan diri sendiri dan orang lain karena hal ini akan menyebabkan hal yang sangat berbahaya.