Selain Rokok, Berikut Adalah Beberapa Penyebab Resiko Terkena Kanker Paru-Paru Meningkat

DokterSehat.Com -Sudah menjadi rahasia umum bahwa kebiasaan buruk merokok bisa meningkatkan resiko terkena banyak sekali penyakit dan gangguan kesehatan yang berbahaya. Salah satu penyakit berbahaya yang bisa didapatkan karena kebiasaan merokok adalah kanker paru-paru. Pakar kesehatan bahkan menyebutkan jika adanya 7.000 kandungan bahan kimia beracun pada satu batang rokok akan secara signifikan meningkatkan resiko terkena kanker paru-paru. Tahukah anda, meskipun sebagian besar kasus kanker paru-paru disebabkan oleh kebiasaan merokok, terdapat beberapa hal lain yang juga ikut menyebabkan resiko terkena kanker paru-paru meningkat. Berikut adalah beberapa penyebab kanker paru-paru tersebut.

doktersehat-Emboli-Paru-Penyakit-Paru-Obstruktif-Kronik-PPOk

Selain perokok aktif, perokok pasif juga telah dikenal luas memiliki resiko terkena penyakit kanker paru-paru yang cukup tinggi. Jika seseorang merokok di depan anak-anaknya atau anggota keluarganya maka anak-anak dan anggota keluarga yang lain akan memiliki resiko gangguan kesehatan yang sama besarnya dengan perokok. Tercatat, setiap tahunnya ada 7.000 orang yang meninggal hanya karena menjadi perokok pasif. Tanpa disadari, asap rokok yang dikeluarkan orang lain bisa terserap hingga jantung, pembuluh darah, dan juga paru-paru sehingga kita pun harus sebisa mungkin menghindari asap rokok.

Polusi udara yang terdapat di luar ruangan juga bisa meningkatkan resiko terkena kanker paru-paru meningkat drastis. Sebagai contoh, asap kendaraan bermotor yang memakai mesin diesel, debu-debu dan berbagai partikel kecil udara yang sangat kotor, hingga kandungan logam yang berterbangan dan kasat mata bisa memicu kanker paru-paru. Beberapa orang yang bekerja di tempat yang banyak mengandung udara kotor, paparan dari asbes, hingga kontaminan lain yang kaya dengan logam juga bisa meningkatkan resiko terkena kanker paru-paru.

Beberapa lingkungan tempat tinggal juga diketahui telah terkontaminasi gas radon. Padahal, gas radon ini juga bisa memicu resiko terkena kanker paru-paru dengan sangat signifikan. Gas radon sendiri bisa muncul dari adanya kandungan uranium alam yang tanpa kita sadari ada di lingkungan tempat tinggal.

Baca Juga:  Konsumsi Susu di Indonesia Masih Rendah

Untuk menghindari resiko terkena kanker paru-paru dari hal-hal berikut, pakar kesehatan menekankan kita untuk mengkonsumsi banyak makanan sehat layaknya sayuran brokoli, kubis dan kembang kol, buah-buahan, hingga makanan dan minuman yang kaya dengan antioksidan. Makanan-makanan tersebut telah terbukti mampu mengurangi resiko terkena kanker paru-paru oleh berbagai penelitian kesehatan.