Seks saat Haid, Bisakah Hamil?

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Doktersehat.com – Anggapan bahwa melakukan hubungan seks saat haid tidak dapat menyebabkan kehamilan tidaklah benar. Seorang wanita tetap bisa hamil meski bercinta saat haid.

Jika seseorang memiliki siklus pendek seperti 21 hari dan haid berlangsung seminggu. Maka seseorang yang berhubungan seks mendekati akhir menstruasi maka ada kemungkinan bisa hamil, karena sperma dapat hidup hingga 72 jam di dalam saluran reproduksi.

Beberapa wanita diketahui memiliki jangka waktu yang tumpang tindih antara jadwal haid dengan awal ovulasi (masa subur). Hal ini berarti seseorang bisa berada pada masa subur meski sedang haid. Sebagian besar perempuan memiliki masa haid selama 2-8 hari dan siklusnya berlangsung setiap 26-34 hari. Namun ovulasi atau masa subur (saat sel telur dilepaskan oleh ovarium) biasanya terjadi pada pertengahan siklus yang membuat seseorang sangat mungkin untuk hamil. Sel telur yang sudah dilepaskan selama proses ovulasi ini akan bertahan sekitar 24 jam. Jika tidak dibuahi oleh sperma pada saat itu, sel telur ini tidak akan bertahan dan keluar bersama dengan darah haid.

Jika seseorang melakukan hubungan seks tanpa pengaman seperti kondom saat haid maka ada kemungkinan hamil. Perhatikan gejala yang muncul seperti kram perut ringan, bercak atau spotting yang merupakan penyebab umum dari pendarahan setelah sel telur dibuahi, nyeri payudara dan murung. Gejala ini bisa terjadi 2 minggu setelah ovulasi.

Selain itu ada pula gejala hamil lain yang bisa muncul dan perlu diperhatikan setelah usia kehamilan mencapai 6-7 minggu termasuk mual, muntah dan kelelahan yang parah.

Dr. Andri Wanananda menuturkan hubungan seksual saat mensruasi sebaiknya tidak dilakukan. Hal ini karena saat haid terjadi pelepasan lapisan dalam dinding rahim, proses ini disertai keluarnya 35 ml darah dan 35 ml cairan serosa. Hal ini menunjukkan adanya pembuluh darah yang terbuka, sementara itu gerakan penis ketika penetrasi ke vagina bisa memicu masuknya gelembung udara ke pembuluh darah yang terbuka itu. Kondisi yang paling dikhawatirkan adalah terjadinya emboli, yaitu gelmbung udara yang masuk dan terbawa aliran darah. Bila gelembung ini menyumbat pembuluh darah sekitar jantung maka bisa berakibat fatal.

Baca Juga:  Cara Meningkatkan Kecerdasan Bayi sejak Dalam Kandungan

Selain itu, pada dua hari pertama saat menstruasi, kram perut kerap terjadi. Bercinta saat haid dapat sangat menyakitkan. Hal ini karena sistem reproduksi sedang lemah. Pecahnya hemoglobin menyebabkan kram. Cobalah melakukan penetrasi dengan perlahan bila Anda melakukan pada dua hari pertama haid. Namun bila tetap menyakitkan, hindari seks seutuhnya. Rilaks dan tunggulah hingga empat hari ke depan.

Dari berbagai sumber

Print Friendly
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

  1. irma nasir

    Sya mo tnya dok,
    Smlam sya sama psangan sya melakukan hubungan intim. psangan sya masih dalam masa menstruasi tp sudah hari ke 4. Sisa darah brcmpur lendirnya masih ada dok.. tp spermanya kluar di dlam… stlah kluar d dlam, sayanya malah lgsung jongkok.. terus ad yg kluar seperti lendir yg agak bnyak trus msih ad prcikan darah sisa haid… apakah ad kemungkinan untuk sya hamil dok? …

    Mhon dijawab yaa dok

    1. Dokter Eko B

      Selamat malam Irma
      hubungan seksualsaat haid kecl kemungkinan utk hamil
      tetapi sebaiknya tidak dilakukan karena saat haid banyak darah, dan produski lendir sedikit, dan dapat memepermudah terjadinya infeksi pada organ kewanitaan
      terima kasih

  2. aca

    saya ingin bertanya dok, saya dan pasangan saya berhubungan seks disaat menstruasi tapi sudah hari ke 5. masih ada sisa darah nya dikit. pasangan saya buang didalam apa bisa terjadinya kehamilan dok? mohon dijwb ya.

Leave a Comment

Isi Angka Dibawah Untuk Menghindari Spam *