Sekilas Tentang Penyakit Kanker

Dokter Sehat – Mengenal berbagai macam gejala kanker atau gejala penyakit kanker sangatlah penting dan sangat bermanfaat, perlu kita ketahui bersama bahwa saat ini penyakit kanker sudah sangat menyebar. Penyebaran penyakit kanker ini sudah tidak mengenal usia dan tempat, orang muda maupun tua saat ini banyak sekali yang menderita kanker baik itu masyarakat perkotaan mau masyarakat pedesaan. Baik orang kaya maupun orang miskin.



Kesimpulannya Penyakit kanker dan gejala dari penyakit kanker harus menjadi kewaspadaan kita semua, melalu web sederhani ini insya Allah akan kami paparkan berbagai macam gejala kanker. Mudah-mudahan melalu web ini masyarakat bisa terbantukan untuk mereka mengenali gejala dan tanda kanker sehingga bisa mengantisipasi secara dini apabila ada gejala-gejala dari penyakit kaker pada mereka, mereka pun bisa segera melakukan pengobatan dan penanganan dini sehingga penyakit kanker yang mereka derita tidak berubah ke status atau stadium yang lebih parah.
Setelah bertahun-tahun menyatakan bahwa kemoterapi adalah satu-satunya cara yang dapat dicoba untuk melenyapkan penyakit kanker, akhirnya Johns Hopkins mulai menyatakan ada beberapa jalan alternative :

1.Tiap orang mempunyai sel kanker dalam tubuhnya, sel kanker ini tidak terlihat atau terdeteksi pada hasil standar sampai sel tersebut membelah menjadi milyar-an sel kanker. Ketika dokter menyatakan bahwa tidak ada sel kanker yang tersisa setelah terapi, hal ini berarti uji atau tes tidak dapat mendeteksi adanya sel kanker karena sel kanker tidak mencapai jumlah yang dapat dideteksi.

2.Sel kanker muncul sekitar 6-10 kali dalam hidup seseorang.

3.Ketika sistem imun seseorang kuat, sel kanker akan dihancurkan dan dicegah untuk tidak membelah serta membentuk tumor.

4.Ketika seseorang menderita kanker, ini mengindikasikan bahwa orang tersebut mengalami kekurangan berbagai macam nutrisi. Hal ini disebabkan oleh faktor genetik, limgkungan, makan dan gaya hidup.

5.Untuk menghindari kekurangan berbagai macam nutrisi, merubah pola makan dan mengkonsumsi suplemen (vitamin) akan menguatkan sistem imun (sistem kekebalan tubuh).

6.Kemoterapi akan meracuni sel kanker, dan juga merusak sel sehat yang tumbuh dengan cepat, seperti pada sum-sum tulang, saluran cerna dan lain-lain, sehingga dapat merusak organ, seperti hati, ginjal, jantung dan paru-paru.

7.Radiasi, selain merusak sel kanker, juga merusak dan melukai sel, jaringan, dan organ yang sehat.

8.Pengobatan awal dengan kemoterapi dan radiasi akan mengurangi ukuran tumor, namun penggunaan kemoterapi dan radiasi dalam jangka lama tidak akan memberikan hasil lebih untuk menghancurkan tumor.

9.Ketika tubuh menerima racun yang begitu banyak dari kemoterapi dan radiasi, sistem imun menjadi kacau dan rusak, dengan demikian, orang tersebut akan terserang berbagai macam infeksi dan komplikasi.

10.Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi resisten sehingga susah untuk dihancurkan, pembedahan juga dapat menyebabkan sel kanker meyebar ke tempat (organ) yang lain.

11.Cara yang efektif untuk melawan sel kanker adalah dengan membuat sel kanker kelaparan dengan tidak memberikan makanan yang mereka butuhkan untuk membelah.

Makanan sel kanker :

1.Gula adalah makanan sel kanker, dengan menghindari gula maka tidak akan memberikan salah satu makanan penting bagi sel kanker. Mengganti gula dengan NutraSweet, Equal dan Spoonful yang terbuat dari Aspartame juga berbahaya. Sebaiknya mengganti gula dengan bahan natural misal dengan madu asli (missal: madu Manuka), tapi tetap dikonsumsi dalam jumlah sangat sedikit. Garam meja biasanya mengandung bahan kimia pemutih, maka sebaiknya menggunakan garam laut.

Baca Juga:  Lele Baik Untuk Otak dan Jantung

2.Susu menyebabkan tubuh memproduksi mukus (lendir), terutama pada saluran pencernaan. Kanker memakan mucus, dengan menghindari susu dan menggantinya dengan susu kedelai tanpa pemanis, akan menyebabkan sel kanker kelaparan.

3.Sel kanker berkembang di lingkungan asam, makanan berbahan daging sifatnya asam, oleh karena itu sebaiknya konsumsi ikan dan sedikit ayam daripada daging sapi atau babi. Daging sapi biasanya mengandung antibiotik ternak, hormon pertumbuhan dan parasit, yang semuanya itu berbahaya terutama bagi penderita kanker.

4.Menu makanan yang terdiri atas 80% sayuran segar, jus, gandum, biji-bijian, kacang-kacangan dan sedikit buah akan membantu tubuh berada dalam kondisi basa. Sedangkan 20% sisanya didapat dari makanan matang, termasuk biji-bijian. Jus sayuran segar menyediakan enzim yang dapat dengan mudah diserap oleh sel dalam 15 menit untuk menutrisi dan meningkatkan pertumbuhan sel. Enzim rusak pada 40.C sehingga untuk memperoleh enzim yang bermanfaat bagi sel tubuh, cobalah untuk minum jus sayuran segar (hampir semua sayuran, termasuk kecambah) dan makan beberapa sayuran mentah 2 atau 3 kali sehari.

5.Hindari kopi, teh dan coklat, karena mengandung kaffein yang tinggi. Alternatif yang baik adalah teh hijau karena teh hijau dapat melawan sel kanker, air yang paling baik untuk diminum adalah air yang telah dimurnikan, atau disaring. Hindari air kran karena mengandung racun dan logam berat. Hindari air destilasi karena bersifat asam.

6.Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan banyak enzim untuk mencernanya, daging yang tidak dicerna tersebut akan tinggal diusus halus kemudian membusuk dan beracun.

7.Sel kanker mempunyai dinding sel yang dilapisi protein yang kuat, dengan menghentikan atau mengurangi konsumsi daging, akan membiarkan sel imun tubuh untuk membunuh sel kanker.

8.Beberapa suplemen (IP6, Flor-ssence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, minerals, EFAS dan lain-lain) dapat meningkatkan sel imun tubuh untuk membunuh sel kanker, supemen lain seperti witamin E diketahui dapat menyebabkan apoptosis (kematian sel yang terprogram), ini adalah mekanisme normal dari tubuh untuk merusak atau menyingkirkan sel yang tidak dibutuhkan.

9.Kanker adalah penyakit tubuh, jiwa dan pikiran. Pemikiran yang proaktif dan positif akan membantu penderita kanker untuk dapat lebih bertahan hidup. Kemarahan dan sikap tidak memaafkan akan menyebabkan tubuh dalam keadaan tertekan (stress) dan kondisi tubuh asam, belajarlah untuk dapat mencintai dan memaafkan. Belajar untuk santai dan lebih menikmati hidup.

10.Sel kanker tidak akan berkembang dalam lingkungan penuh oksigen, latihan tiap hari dan mengambil nafas dalam-dalam akan menyebabkan lebih banyak oksigen masuk kedalam sel. Terapi oksigen adalah salah satu usaha untuk menghancurkan sel kanker.