Sekilas Tentang Penyakit Alergi Dingin

DokterSehat.Com – Alergi dingin bisa juga disebut dengan cold utricaria. jenis alergi yang satu ini tipe yang langsung menyerang sistem pernapasan. alergi ini biasanya langsung bereaksi ketika seseorang terkena paparan langsung udara dingin atau air dingin atau ketika terjadi perubahan suhu yang turun secara drastis.

doktersehat-kulit-tangan-halus-kesehatan-skin-Eksim-Nummular-Dermatitis-Erisipeloid-Eritema-Nodosum-ichtyosis-lamellar-panu-impetigo-aquagenic-urticaria

alergi dingin terjadi akibat pelepasan histamin dalam jumlah yang cukup besar yang kemudian menyerang sistem kekebalan tubuh. mereka yang umumnya mudah sekali terserang alergi dingin ini mengalami gejala sulit bernafas atau saluran pernapasan terasa sesak.

Gejala

  • Saat memegang benda dingin, tangan terasa bengkak.
  • Muncul bilur yang terasa gatal.
  • Saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin, bibir dan tenggorokan terasa bengkak.
  • Kulit berwarna kemerahan.
  • Seiring kulit menjadi lebih hangat, gejala bertambah parah.

Pada kasus yang lebih parah, dapat terjadi gejala yang berpotensi membahayakan nyawa seperti pembengkakan pada tenggorokan dan lidah sehingga sulit bernapas, serta reaksi anafilaksis yang bisa menyebabkan tekanan darah menurun drastis, jantung berdebar, pingsan, membengkaknya lengan dan kaki atau torso.

Anafilaksis adalah reaksi tubuh yang muncul akibat kondisi hipersensitif terhadap suatu unsur pemicu alergi.
Penderita alergi dingin yang berenang di air dingin hingga menyebabkan seluruh kulit terpapar air dingin, bisa mengalami reaksi yang parah hingga kehilangan kesadaran dan tenggelam.

Pada umumnya, alergi dingin akan menghilang dengan sendirinya setelah beberapa pekan atau bulan, namun ada juga yang bertahan lebih lama. Jika tenggorokan atau lidah terasa bengkak, merasa pusing, dan sulit bernapas, segera temui dokter.

Penyebab

  • Anak-anak dan remaja
    Mereka adalah usia yang paling sering terkena alergi dingin dan biasanya membaik dengan sendirinya dalam beberapa tahun.
  • Penyakit dasar tertentu
    Ada beberapa gangguan kesehatan atau penyakit, seperti kanker atau hepatitis yang meningkatkan risiko terkena alergi dingin.
  • Infeksi
    Mereka yang baru-baru saja terkena infeksi seperti pneumonia atau radang paru-paru lebih berisiko mengalami alergi dingin.
  • Genetika
    Ada anak yang mewarisi penyakit ini dari orang tuanya, namun hal ini sangat jarang terjadi.
Baca Juga:  Sandal Jepit Ternyata Kurang Aman Untuk Sering Dipakai

Diagnosis
Untuk mendiagnosis alergi dingin sangatlah mudah, cukup dengan meletakkan es batu di kulit selama lima menit. Jika setelah beberapa saat usai memindahkan es batu muncul benjolan merah, maka Anda menderita alergi dingin.

Perawatan
Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan alergi dingin, namun perawatan untuk mencegah atau mengurangi gejala penyakit ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi antihistamin.

Selain itu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk meminta obat resep yang sesuai dengan Anda. Beberapa obat resep yang dapat digunakan untuk merawat alergi dingin adalah cyproheptadine, omalizumab, dan doxepin.

Pencegahan

  • Untuk mencegah membengkaknya tenggorokan, hindari mengonsumsi makanan dan minuman dingin.
  • Mengonsumsi obat seperti yang telah diberikan dokter.
  • Beri tahu dokter atau petugas medis jika Anda akan menjalani operasi untuk mencegah timbulnya gejala alergi dingin di ruang operasi.
  • Sebelum terpapar cuaca dingin, disarankan untuk mengonsumsi antihistamin.
  • Lindungi kulit dari suhu yang menurun drastis atau cuaca dingin.
  • Membawa suntikan adrenalin ke mana saja Anda pergi untuk mencegah reaksi anafilaksis terjadi.

BACA JUGA : Radikal Bebas Pemicu Penyakit Kronis