Sekilas Tentang Kanker Tulang

Dokter Sehat – Salah satu jenis kanker yang dapat menyerang manusia adalah kanker tulang, penyakit ini sendiri dapat terbagi atas beberapa jenis termasuk primary malignant giant cell tumor. Untuk jenis kanker tulang ini sendiri hanya terjadi pada 5 sampai 9 persen dari total penderita kanker tulang diseluruh dunia, jenis kanker seperti ini lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pria dan biasanya menyerang mereka yang berusia diantara 25 sampai 40 tahun.



Perkembangan jenis kanker ini sendiri berjalan lambat dan gejalanya sendiri baru muncul saat sudah terjadi kerusakan pada korteks tulang atau karena rapuhnya kondisi tulang yang dapat menyebabkan rasa nyeri, selain itu pada beberapa situasi, penderita penyakit ini tidak dapat bergerak dengan bebas karena kondisi penyakit yang sudah mendekati daerah sendi. Ada kalanya muncul pembengkakan pada daerah tubuh tertentu yang disertai rasa sakit.

Gejala tulang kanker :

1.Nyeri pada tulang
2.Bengkak di dekat area yang terinfeksi
3.Lemah tulang, terkadang menyebabkan patah tulang
4.Lemah
5.Penurunan berat badan secara tiba-tiba

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker tulang, dokter meyakini bahwa kanker tulang disebabkan kesalahan pada sel DNA. Kesalahan ini menyebabkan tulang tumbuh dengan tidak terkendali, akumulasi dari mutasi sel ini membentuk tumor yang dapat menyerang tulang di dekatnya atau menyebar ke area lain di dalam tubuh. Istilah kanker tulang tidak merujuk pada kanker yang timbul di manapun di tubuh dan menyebar ke tulang, kanker tulang juga tidak merujuk pada kanker sel darah yang dimulai dari sumsum tulang belakang. Secara umum, jenis-jenis kanker tersebut terbagi menjadi dua tipe, yaitu kanker tulang primer dan kanker tulang sekunder atau biasa disebut sebagai kanker tulang metastatic.

Jenis-jenis kanker tulang :

1.Osteosarkoma
Kanker Tulang dalam bahasa medis biasa disebut Osteosarkoma, osteosarkoma biasanya menyerang anak laki-laki di rentang usia 10 tahun dan 25 tahun. Serangan kanker tersebut hingga saat ini masih diduga sebagai penyakit yang diturunkan secara genetic, kanker Osteosarkoma sendiri cenderung tumbuh di ujung bawah tulang paha, ujung atas tulang lengan atas, atau ujung atas tulang kering.

Baca Juga:  Tips Mencerahkan Wajah

Gejala yang paling sering ditemukan adalah rasa nyeri yang sejalan dengan pertumbuhan tumor, juga bisa mengakibatkan pembengkakan yang akan memberikan sensasi rasa hangat serta kulit yang mulai terlihat memerah.

Tanda awal dari penyakit ini bisa merupakan patah tulang atau kerap disebut fraktur patologis, hal ini sering terjadi setelah tulang mengalami gerakan rutin. Patahnya tulang tersebut disebabkan oleh pertumbuhan tumor yang menyebabkan tulang menjadi rapuh.

Osteosarkoma bisa dideteksi dan didiagnosa melalui test imaging dengan menggunakan metode CT Scan atau X-Ray pada tulang, bila telah terdeteksi, osteosarkoma bisa diobati dengan operasi pengangkatan kanker. Pengobatan kemoterapi juga harus dilakukan bila sel-sel kanker telah menyebar ke bagian-bagian tubuh lainnya.

2.Chondrosarkoma
Kanker jenis ini biasanya menyerang sel-sel kartilago atau tulang rawan seseorang yang telah berusia di atas 50 tahun, chondrosarkoma mempunyai kecepatan tumbuh cenderung lebih lambat dan dapat disembuhkan hanya dengan pembedahan. Namun dalam beberapa kasus, kanker ini bersifat invasive atau agresif dan mudah menyebar.

Pembedahan dengan pengangkatan seluruh tumor, hingga saat ini dirasa sebagai metode yang efektif untuk mengobati Chondrosarkoma. Pengobatan kemoterapi dan radioterapi tidak memiliki efek yang begitu banyak terhadap jenis kanker ini. Metode amputasi sangat jarang dilakukan untuk mengobati kanker ini.

3.Ewing Sarkoma
Masa-masa pubertas adalah masa-masa yang rentan terserang kanker Ewing Sarkoma, kanker ini jarang ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 10 tahun. Ewing Sarkoma paling sering berkembang di tulang panjang, panggul, dan juga dada. Kanker jenis ini juga mempunyai sifat yang invasive sehingga mudah menyebar ke organ-organ terdekat, seperti paru-paru atau organ lainnya.

Gejala yang paling sering dikeluhkan adalah rasa nyeri dan demam. Namun, gejala tersebut juga bisa disertai dengan tanda-tanda pembengkakan tulang. Dalam kasus-kasus secara umum, kanker ini baru terdiagnosa saat kanker sudah menyebar. Ewing Sarkoma bisa disembuhkan dengan kombinasi metode pengangkatan kanker, kemoterapi, serta radio terapi.