Sekedar Lelah Atau Sedang Sakit?

DokterSehat.Com – Bila Anda merasa lelah selepas bekerja seharian atau setelah melakukan aktivitas yang berat, itu merupakan hal yang normal. Namun, ada kalanya Anda mendapati kondisi yang aneh, dimana Anda selalu merasa lelah sepanjang hari, tanpa sesuatu sebab yang jelas.



Secara medis, kelelahan dapat menjadi pertanda adanya penyakit tertentu di dalam tubuh. Berikut  ini adalah 10 penyakit yang salah satu gejalanya adalah keletihan :

  • Depresi
    Pada beberapa kasus, depresi dan kecemasan bisa meluruhkan semangat dan membuat Anda mengalami keletihan yang tidak tertahankan. Selain lelah, depresi bisa membuat Anda mengalami kurang tidur, merasa tidak berharga, mengalami gangguan pola makan, dan dapat memicu gejala penyakit serius.
  • Anemia
    Anemia defisiensi besi adalah kondisi saat produksi sel darah merah menurun. Kondisi ini menyebabkan pengidapnya merasa lelah terus-menerus. Anemia dialami oleh sekitar 5% pria dan wanita pascamenopause, tapi lebih banyak dialami oleh wanita yang sedang menstruasi atau hamil. Pengidap anemia akan mudah letih, tidak bertenaga, dan merasa otot-ototnya berat. Penyakit ini dapat dideteksi dengan prosedur tes darah.
  • Sindrom kelelahan kroni
    sSindrom ini disebut juga myalgic encephalomyelitis (ME). Myalgia berarti nyeri otot dan encephalomyelitis berarti peradangan pada tulang belakang dan otak. Orang yang mengalami ME umumnya merasa sangat lelah pada tiap hari hingga jangka waktu setengah tahun. Selain kelelahan, pengidap biasanya juga mengalami nyeri otot, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Walau banyak penelitian yang telah dilakukan, sampai saat ini belum diketahui dengan pasti penyebab dasar sindrom kelelahan kronis.
  • Sleep apnea
    Dalam bahasa Yunani, apnea terdiri dari a yang berarti tidak ada dan pnea yang berarti pernapasan atau udara. Apnea berarti tidak ada pernapasan. Saat tidur, pernapasan para pengidap sleep apnea terganggu karena tenggorokan menyempit dan menutup. Bentuk gangguan pernapasan saat tidur inilah yang membuat Anda bangun dengan merasa lelah. Selain menimbulkan dengkuran, apnea bisa mengakibatkan penurunan kadar oksigen di dalam darah.
  • Hipotiroidisme
    Kondisi yang lebih banyak dialami wanita dan usia lanjut ini terjadi ketika kadar hormon tiroid seseorang terlalu rendah. Hipotiroidisme membuat pengidapnya mengalami nyeri otot, penurunan berat badan, dan merasa lelah. Hipotiroidisme dapat didiagnosis dengan prosedur tes darah.
  • Diabetes
    Penyakit yang dapat didiagnosis dengan prosedur tes darah ini adalah kondisi saat kadar gula di dalam darah Anda terlalu tinggi. Kelelahan yang tidak tertahankan, kelaparan berikut kehausan, turunnya berat badan, serta peningkatan intensitas untuk buang air kecil adalah gejala-gejala utama diabetes.
  • Demam kelenjar
    Penyakit yang banyak dialami para remaja dan orang-orang setengah baya ini bisa menimbulkan sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar, demam, dan kelelahan. Keletihan tersebut  bahkan dapat  tetap dirasakan hingga berbulan-bulan meski semua gejala demam kelenjar lain telah hilang dalam waktu sebulan.
  • Gangguan kecemasan
    Wajar jika sesekali seseorang merasa cemas tentang beberapa hal. Namun ada sebagian orang yang mengalami generalized anxiety disorder (GAD) yang membuat mereka terus-menerus merasa cemas tiap saat. Rasa cemas ini sering tidak terkontrol dan akhirnya memengaruhi kehidupan mereka.
  • Sindrom kaki resah
    Pengidap sindrom kaki resah sering merasakan ketidaknyamanan pada kakinya saat tidur, apalagi saat berbaring. Rasa tidak nyaman ini akan hilang jika berjalan atau digerakkan. Ini membuat pengidapnya tidak tenang dan sulit tidur nyenyak di malam hari. Penyakit ini belum diketahui pasti penyebab dasarnya tapi dipercayai bahwa anemia dan kekurangan zat besi dalam tubuh dapat memperburuk kondisi ini.
  • Penyakit celiac
    Celiac adalah penyakit yang terjadi saat tubuh pengidapnya tidak dapat menoleransi substansi bernama gluten. Gluten adalah protein yang terkandung di dalam tepung terigu sebagai bahan dasar roti, kue, mie. Sistem kekebalan tubuh pengidap Celiac bereaksi negatif terhadap hasil pencernaan gluten. Reaksi ini menimbulkan kerusakan dinding usus kecil yang akhirnya menurunkan penyerapan nutrisi dan zat gizi secara keseluruhan. Secara global, penyakit yang bersifat genetis ini dialami oleh setidaknya 1% hingga 2% populasi dunia. Penyakit ini dapat didiagnosis dari pemeriksaan darah. Selain kelelahan, Celiac juga ditandai dengan anemia, diare, dan turunnya berat badan.
Baca Juga:  Radang Tenggorokan Pasca Lebaran

Sekedar lelah atau benar-benar sakit?

Memang sulit untuk menentukan apakah kondisi Anda yang sekadar sedang lelah bisa merujuk kepada penyakit serius tertentu. Jika rasa lelah Anda bersifat menetap hingga berbulan-bulan, sebaiknya Anda memeriksakan diri kepada dokter untuk mendiagnosis adanya kemungkinan lain. Pada lain sisi jika keletihan Anda disertai gejala-gejala berikut ini, bisa jadi Anda memang mengalami pertanda kondisi yang lebih serius :

  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Sembelit
  • Insomnia
  • Penglihatan buram
  • Terjadi pembengkakan pada bagian tubuh tertentu
  • Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas