Seiring Dengan Waktu, Penis Pria Juga Akan Mengalami Perubahan

DokterSehat.Com – Sebagaimana bagian tubuh lainnya, penis pria juga akan ikut mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya usia seorang pria. Perubahan kondisi penis ini tentu akan berkaitan dengan fungsi seksualitas dan kesehatan seorang pria. Sebenarnya, apa sajakah yang bisa terjadi dengan penis seiring dengan semakin menuanya seorang pria?

doktersehat-pria-skrotum-penis-masalah-kelamin-Pembesaran-Prostat-Jinak-gatal-hematuria-scrotoplasty-kanker-prostat-infeksi-menular-seksual

Hal pertama yang akan terjadi pada penis pria yang semakin menua adalah skrotum atau area buah zakar yang cenderung semakin melorot dan longgar. Pakar kesehatan Brian Steixneryang berasal dari Jersey Urology Group menyebutkan jika massa otot seorang pria akan cenderung semakin berkurang dengan bertambahnya usia. Hal ini akan membuat kantong skrotum juga ikut melorot dan bahkan seakan-akan seperti kantong yang kosong. Dalam beberapa kasus, jika kita duduk di toilet, bisa jadi kantong skrotum akan menyentuh lantai. Untuk mengatasinya, kita bisa memakai prosedur medis yang akan mengencangkan kembali skrotum bernama scrotoplasty.

Seirung dengan bertambahnya usia pria, penisnya juga akan sedikit demi sedikit mengalami penyusutan. Bahkan, andai seorang pria memiliki perut yang semakin membuncit, ada kemungkinan penyusutan penis akan semakin parah. Untuk mengatasi hal ini, ada baiknya pria rutin berolahraga sehingga ukuran penis pun akan cenderung tidak menyusut dan lingkar pinggang ikut mengecil.

Bertambahnya usia pria juga bisa berimbas pada penis yang semakin membengkok dan tidak lagi lurus kembali saat mengalami ereksi. Hal ini kerap kali ditemukan pada mereka yang berusia 60 hingga 70 an. Untuk mengatasi hal ini, pria bisa melakukan konsultasi pada pakar kesehatan dimana ada obat yang bisa disuntikkan ke penis atau dengan memakai botox.

Disfungsi ereksi adalah masalah kesehatan yang sangat umum terjadi pada pria seiring dengan bertambahnya usia. Alasan dari masalah ini adalah semakin menurunnya aliran darah menuju penis. Untuk mengatasinya, pakar kesehatan menyarankan pria untuk rutin berolahraga yang memang akan sangat efektif menjaga sirkulasi darah tetap lancar sehingga penis pun tidak akan mengalami masalah disfungsi ereksi.