Seberapa Seringkah Kita Boleh Mengkonsumsi Mie Instan?

DokterSehat.Com – Meskipun telah berkali-kali dianggap sebagai makanan yang tidak sehat oleh berbagai badan dan pakar kesehatan, mie instan telah menjadi makanan yang sangat mengakar bagi sebagian masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, makanan yang murah meriah ini bisa diolah menjadi sajian yang hangat dan nikmat, apalagi jika disajikan di kala musim hujan yang dingin ini. Sayangnya, pakar kesehatan telah berkata jika mie instan memiliki banyak kandungan yang kurang baik dalam tubuh sehingga kita memang mengurangi konsumsi mie instan.

doktersehat-mie-bakmi

Pakar kesehatan dan makanan dari IPB, Prof. C Hanny Wijaya menjelaskan bahwa tidak ada aturan atau hitungan yang pasti seberapa sering kita mengurangi konsumsi mie instan. Namun, beliau berkata jika ada baiknya kita mempertimbangkan asupan gizi lainnya selain mie instan layaknya asupan protein atau serat. Yang menjadi masalah adalah, banyak orang yang bisa mengkonsumsi mie instan yang kaya akan karbohidrat selama beberapa hari sebagai satu-satunya menu makan pagi, makan siang, hingga makan malam sehingga tubuh pun akan kekurangan asupan nutrisi sehat lainnya.

Beberapa bahan pembuat mie instan layaknya MSG atau monosodium glutamat atau bahan pengawet juga akan kurang baik jika banyak dikonsumsi oleh tubuh sehingga kita tentu harus membatasi makanan mie instan. Pakar kesehatan bahkan mengklaim jika kita terlalu sering mengkonsumsi makanan berpengawet layakya mie instan, maka tubuh pun beresiko terkena berbagai penyakit berbahaya layaknya kanker.

Hanya saja, pakar kesehatan masih memperbolehkan jika kita mengkonsumsi mie instan sekali-kali atau sekadar sebagai selingan makanan agar tidak bosan dengan menu-menu itu saja. Satu hal yang harus kita ingat adalah, karena kandungan gizi dan energi yang minimum, mie instan memang sangat tidak direkomendasikan dikonsumsi secara harian karena bisa membuat tubuh kekurangan gizi yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan.