Seberapa Sering Kita Harus Mengganti Pembalut Saat Menstruasi?

DokterSehat.Com – Jika wanita mengalami siklus menstruasi, maka Ia pun akan mengalami berbagai perubahan dan ketidaknyamanan pada tubuhnya. Sebagai contoh, wanita bisa mengalami kram atau rasa nyeri pada perut yang tentu akan sangat mengganggu. Selain itu, banyaknya darah kotor yang keluar ternyata juga harus diperhatikan oleh kaum wanita. Memang, kini ada banyak produk pembalut yang mengklaim jika pembalutnya bisa menahan begitu banyak darah kotor, namun, tetap saja jika kita memakai pembalut yang sudah terisi banyak darah kotor akan kurang baik bagi kesehatan organ vital, bukan?

doktersehat-sakit-perut

Pakar kesehatan dr. Ogi Dewangga, SpOG, menuturkan jika wanita sebaiknya mengganti pembalut atau pantylinernya sekali dalam tiga jam. Memang, waktu ini terlihat sangat singkat, namun, demi kesehatan dan kenyamanan pada organ vital wanita, hal ini sebaiknya dilakukan. Menurut dr. Ogi, jika kita tetap memakai pembalut yang telah dipenuhi oleh darah kotor ini lebih dari tiga jam, maka organ vital pun beresiko mengalami pertumbuhan kuman yang sangat banyak yang tentu bisa memicu masalah kesehatan layaknya alergi, iritasi, atau bahkan yang dikhawatirkan bisa menyebabkan gangguan kesehatan di dalam vagina!

Menurut dr. Ogi, banyak wanita yang mengalami kasus infeksi dalam kandungan layaknya semacam penyumbatan, gangguan kesehatan pada rongga panggul, hingga masalah kesuburan wanita yang ternyata berawal dari kebiasaan wanita yang malas mengganti pembalut atau pantylinernya dengan segera saat siklus menstruasi. Gangguan-gangguan kesehatan ini tentu tidak bisa disepelekan begitu saja, bukan? Melihat adanya fakta ini, sesibuk apapun kaum wanita, ada baiknya Ia mengganti pembalut atau pantylinernya jika pemakaiannya sudah mencapai tiga jam agar area organ vitalnya terbebas dari kelembaban atau pertumbuhan kuman berlebihan yang sangat berbahaya.