Seberapa Sering Frekuensi Menonton Film Porno yang Bisa Disebut Sebagai Kecanduan?

DokterSehat.Com– Salah satu hal yang kerap dicari oleh banyak orang saat berselancar di internet adalah film porno. Tak hanya mereka yang masih berusia muda, mereka yang sudah menikah atau bahkan yang sudah berumur juga kerap mencari film porno ini sebagi cara untuk memuaskan hasrat seksualnya. Yang menjadi masalah adalah, menonton hal-hal yang berbau pornografi ini bisa memicu kecanduan.

doktersehat-game-kecanduan-pria-kelainan-porno-tv-malas-beresiko-kematian-nonton

Sebenarnya, apakah ada ketentuan yang bisa membuat seseorang dianggap sebagai pecandu pornografi atau tidak? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa tidak ada angka pasti yang bisa menentukan apakah seseorang dianggap kecanduan pornografi atau tidak. Hanya saja, jika kita hanya menontonnya sesekali saja saat sedang ingin saja, bukannya setiap saat ingin menontonnya, maka hal ini masih dianggap sebagai hal yang wajar. Sebaliknya, jika anda mulai memilih untuk terus mencari berbagai hal yang berbau pornografi hingga akhirnya membuat anda tidak lagi produktif saat bekerja atau bahkan mengganggu kehidupan seksual dengan pasangan, maka anda sudah bisa dianggap sebagai kecanduan.

Laman kesehatan Psychcentral menyebutkan bahwa mereka yang kecanduan pornografi ternyata bisa menghabiskan 11 hingga 12 jam setiap pekannya hanya untuk menonton film porno atau mencari hal-hal yang berbau pornografi meskipun hanya berupa foto-foto majalah dewasa. Namun, pakar kesehatan yakin jika durasi ini bisa bertambah hingga 2 atau 3 kali lipat pada mereka yang sudah mengalami kecanduan pornografi yang sangat parah.

Mereka yang sudah dalam tingkat kecanduan yang sangat parah ini biasanya akan cenderung meningkatkan durasi menonton video porno hingga lebih banyak menghabiskan waktunya dengan melakukan hal ini alih-alih melakukan hal lain yang lebih produktif, mudah bergairah saat melihat benda-benda yang sebenarnya tidak menggairahkan bagi orang lain, cenderung lebih tertutup dan suka berbohong, dan mudah marah. Bagi mereka yang sudah memiliki pasangan, hubungan intim dengan pasangannya bahkan bisa menjadi hal yang tidak lagi menarik.

Baca Juga:  Benarkah Oral Seks Menyebabkan Kanker Tenggorokan?

Dengan memperhatikan tanda-tanda ini, apakah anda termasuk kecanduan pornografi atau tidak?