Sebenarnya, Tomat Termasuk Dalam Buah atau Sayuran?

DokterSehat.Com – Tomat adalah salah satu bahan makanan yang sangat sering kita temui di kulkas atau lemari dapur kita. Tomat yang bisa didapatkan dengan harga terjangkau ini bisa kita konsumsi secara langsung, dijadikan bahan campuran sayuran atau makanan lainnya, atau dijus layaknya buah-buahan pada umumnya. Sebuah pertanyaan pun muncul, sebenarnya, tomat termasuk dalam buah-buahan atau sayuran?

doktersehat-tomat

Tahukah anda jika pertanyaan sepele dan menggelitik ini ternyata benar-benar dianggap serius oleh pengadilan di Amerika Serikat? Gara-gara ketidakjelasan penggolongan tomat sebagai sayur atau buah ini, seorang importir buah ternyata mendapatkan kesulitan dalam hal pendataan barang yang akan diimpor sekaligus pajak yang harus dikenakan pada barang tersebut. Ia pun meminta pengadilan memutuskan tomat harus digolongkan dalam jenis buah atau sayuran agar tidak mengalami kebingungan tersebut di kemudian hari.

Tak tanggung-tanggung, pihak yang memutuskan penggolongan tomat ini adalah Mahkamah Agung di Amerika Serikat. Hakim pun memutuskan bahwa secara botani, tomat bisa digolongkan sebagai buah. Namun, dalam hal perpajakan, tomat ternyata dianggap sebagai sayuran. Alasan dari keputusan ini adalah penggunaan tomat yang biasa dimasak dan diolah menjadi berbagai macam masakan atau dijadikan bahan pelengkap sayuran. Tomat sendiri bisa ditemui dalam berbagai makanan layaknya salad, sup, atau sandwich layaknya sayuran pada umumnya, bukan sebagai pelengkap kue, es krim, atau makanan pencuci mulut layaknya buah-buahan.

Pihak importir yang mengajukan kasus yang cukup unik ini mengaku sangat puas dengan keputusan hakim karena kini Ia tidak lagi kebingungan untuk melakukan pendataan atau perhitungan akan pajak dari barang-barangnya. Selain itu, hal ini juga berhasil mengakhiri perdebatan banyak orang di seluruh dunia tentang tomat sebagai sayuran atau buah-buahan.