Sebaiknya Mudik di Siang Atau Malam Hari?

DokterSehat.Com– Semakin dekat dengan Hari Raya Lebaran, semakin banyak pula Umat Muslim yang mempersiapkan diri untuk melakukan mudik. Banyak orang yang rela untuk melakukan perjalanan dengan jarak yang sangat jauh dan melelahkan demi merayakan Hari Raya bersama keluarga tercinta di kampung halaman. Jika anda termasuk dalam orang yang akan melakukan mudik dengan menggunakan kendaraan umum, maka anda tentu hanya akan tinggal berangkat sesuai dengan jadwal yang tertera di tiket. Namun, jika anda akan menggunakan kendaraan pribadi baik itu mobil atau sepeda motor, ada baiknya anda mempertimbangkan pemilihan waktu melakukan perjalanan mudik tersebut.



Mudik dengan kendaraan pribadi memang lebih menyenangkan jika dibandingkan dengan naik kendaraan umum karena bisa membuat kita berhenti di berbagai tempat yang kita inginkan. Sayangnya, kita akan lebih beresiko terkena macet, mengalami kelelahan, dan dehidrasi. Jika anda tetap melakukan ibadah puasa saat melakukan perjalanan mudik, pakar kesehatan dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc, Sp.GK menyarankan untuk tidak melakukan perjalanan ini di siang hari karena tingginya resiko kelelahan dan dehidrasi tersebut. Lakukan perjalanan di malam hari saja agar anda bisa mengkonsumsi air atau makanan saat merasa lapar dan haus. Hanya saja, perjalanan di malam hari juga memiliki resiko berupa terbatasnya pandangan sekaligus kemungkinan kita mudah mengantuk di tengah perjalanan.

Jika kita tetap ingin melakukan perjalanan di siang hari, ada baiknya jangan memaksakan diri untuk melakukan ibadah puasa. Namun, jika memang ingin tetap melakukannya, pastikan untuk memenuhi asupan air minum saat berbuka dan sahur dan cobalah untuk bergantian dalam mengemudi sehingga kita bisa segera tidur saat merasa lelah. Jika di dalam perjalanan kita sudah merasa sangat haus atau dehidrasi, segeralah untuk minum air karena dehidrasi bisa membuat kita mengalami penurunan konsentrasi saat mengemudi sehingga meningkatkan resiko kecelakaan. Selain itu, jika kita kekurangan cairan dan elektrolit saat berada di perjalanan mudik di siang hari, dikhawatirkan hal ini akan mengancam kesehatan jantung, ginjal, atau bahkan menyebabkan kematian.