Sebagian Besar Wanita Menggemuk Setelah Melahirkan Anak

DokterSehat.Com – Banyak pasangan yang meyakini jika setelah mendapatkan anak, orang tua cenderung mulai mengalami perubahan fisik. Bagi kaum wanita, melahirkan bayi bisa menjadi masalah tersendiri karena banyak dari mereka yang cenderung menjadi lebih gemuk dari sebelumnya dan sangat sulit untuk mendapatkan berat badannya seperti sebelum hamil. Tahukah anda, pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika kaum hawa memang cenderung akan menjadi lebih gemuk setelah melahirkan anak.

doktersehat-kehamilan-hamil

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Chicago menyebutkan jika 75 persen wanita di seluruh dunia akan cenderung berubah menjadi lebih gemuk setelah melahirkan bayi, khususnya bayi untuk pertama kalinya. Dari penelitian ini, diketahui bahwa indeks massa tubuh seorang wanita memang idealnya berkisar antara angka 18,5 hingga 24,9 saja. Namun, indeks massa tubuh ibu hamil cenderung meningkat hingga angka 30 dan setelah melahirkan, indeks massa tubuh ini cenderung tidak berubah dengan signifikan.

Pakar kehamilan dari New York, Amerika Serikat, bernama dr. Rebecca Brightman menyebutkan jika kehamilan pada ibu hamil memang memiliki resiko membuat wanita mengalami obesitas. Padahal, seiring dengan bertambahnya usia wanita, jika Ia mengalami kasus obesitas maka resiko terkena penyakit berbahaya layaknya penyakit jantung, kanker, diabetes, dan berbagai masalah kesehatan lainnya cenderung meningkat tajam.

Brightman pun menyarankan ibu hamil untuk lebih baik dalam menjaga kehamilannya. Menaikkan berat badan memang diperlukan bagi ibu hamil. Namun, ada baiknya kenaikan berat badan ini tidak berlebihan. Selama kehamilan, diharapkan ibu hamil tetap mengkonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang dan rutin berolahraga. Selain itu, sering-seringlah berkonsultasi dengan dokter agar kehamilan tidak menyebabkan masalah obesitas di kemudian hari. Selain itu, setelah melahirkan, cobalah untuk melakukan program penurunan berat badan yang sehat yang tidak mengganggu produksi ASI yang dibutuhkan oleh buah hati.