Satu Jam, Waktu Paling Lama Untuk Menggunakan Earphone

DokterSehat.Com – Banyak dari kita yang ingin menikmati waktu bersantai atau ingin menenangkan pikiran saat bekerja dengan mendengarkan musik. Agar tidak mengganggu orang lain, kita pun akan memilih untuk menggunakan earphone untuk mendengarkannya. Meskipun terlihat menyenangkan dan volume suara yang kita pilih cukup pelan, pakar kesehatan menyebutkan jika kita harus tetap berhati-hati dalam menggunakan earphone karena bisa saja berpengaruh buruk bagi kesehatan pendengaran kita. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika waktu terlama untuk menggunakan earphone adalah satu jam saja. Apa yang terjadi andai kita menggunakannya lebih dari durasi waktu tersebut?

doktersehat-gadget-handphone-chat-earphone

Laman kesehatan Boldsky menyebutkan jika andai kita menggunakan earphone dalam waktu lebih dalam satu jam, apalagi dengan volume suara lebih dari 60 persen dari volume maksimal, maka kita akan meningkatkan resiko terkena gangguan pendengaran dengan signifikan. Andai hal ini terjadi, maka kemampuan mendengarkan kita menurun dan kita pun tak lagi mampu mendengarkan suara dengan jelas. Banyak orang yang bahkan mengaku jika gara-gara kebiasaan buruk menggunakan earphone dalam waktu yang lama dan dengan volume yang tinggi, mereka tak mampu lagi mendengarkan suara-suara pelan dan suara yang sebenarnya cukup keras justru terdengar cukup pelan.

Selain mampu menurunkan fungsi pendengaran, pakar kesehatan juga menyebutkan jika penggunaan earphone dalam waktu yang lebih lama dari satu jam juga mampu membuat kotoran di dalam telinga semakin menumpuk. Kita pun tidak bisa secara sembarangan membuang kotoran ini dengan cotton bud karena bisa jadi kita akan mendorong kotoran ini semakin ke dalam lubang telinga dan memicu masalah pendengaran lainnya. Memang, kotoran telinga ini bisa dikeluarkan dengan bantuan dokter. Namun, kadangkala karena kondisi ini, telinga pun akan terasa sakit dan disertai dengan sensasi pusing-pusing. Andai hal ini terjadi, maka ada baiknya kita segera memeriksakan kondisi ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.