Sarung, Pakaian Tradisional Yang Bisa Menjaga Kesuburan Pria

DokterSehat.Com – Sarung adalah salah satu pakaian tradisional yang cukup sering dipakai oleh masyarakat Indonesia, khususnya kaum pria. Sarung sendiri kerap kali ditemui pada acara-acara keagamaan atau bahkan acara adat. Namun, di area pedesaan, sarung kerap kali dipakai dalam kegiatan sehari-hari. Tahukah anda, menurut sebuah penelitian terbaru, pria yang memiliki hobi memakai sarung setiap hari ternyata cenderung memiliki tingkat kesuburan yang sangat baik. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-pasangan-couple-tidur

Penelitian tentang sarung sendiri dimuat oleh jurnal yang bernama Scottish Medical Journal. Memang, sarung yang diteliti disini adalah sarung khas skotlandia yang disebut sebagai klit. Namun, secara umum penggunaan kedua jenis sarung ini nyaris sama sehingga bisa dianggap sama saja. Dari penelitian ini, diketahui bahwa pengguna sarung akan cenderung memiliki kualitas sperma yang sangat baik, apalagi jika pengguna sarung tidak memakai celana dalam.

Pakar kesehatan yang juga pencetus penelitian ini, dr. Erwin Kompanje menyebutkan jika seorang pria memakai klit tanpa celana dalam, organ vitalnya pun akan cenderung memiliki suhu yang baik dan area testis pun tidak akan kepanasan. Padahal, testis yang merupakan pusat produksi sperma jika dalam kondisi yang baik akan memproduksi sperma-sperma yang berkualitas.

Menurut dr. Kompanje sendiri, seiring dengan perkembangan jaman, celana pria cenderung dibuat semakin ketat hanya demi menyesuaikan trend. Padahal, celana yang ketat ini bisa memicu peningkatan suhu pada testis yang berarti kualitas sperma yang diproduksi juga akan ikut berkurang. Semakin menyempitnya bentuk celana pria berdampak pada kecenderungan menurunnya kualitas sperma pada 50 tahun terakhir.

Dengan adanya fakta ini, penggunaan sarung atau pakaian yang jauh lebih lebar ditengarai akan jauh lebih baik bagi kondisi organ vital pria. Dr. kompanje pun menyarankan kita untuk mulai meninggalkan celana ketat jika ingin segera mendapatkan keturunan dan mulai memakai sarung dengan lebih sering.