Sarkoma Kaposi – Pengertian dan Penyebab

Sarkoma kaposi (KS) adalah kanker yang berkembang dari sel-sel yang melapisi getah bening atau pembuluh darah. Biasanya sarkoma kaposi muncul sebagai tumor pada kulit atau benjolan di permukaan mukosa seperti benjolan dalam mulut, tapi tumor juga dapat berkembang di bagian tubuh yang lain, seperti di kelenjar getah bening (kumpulan sel kekebalan yang berbentuk seukuran kacang), paru-paru, atau saluran pencernaan.

doktersehat-sakit-gigi-sariawan-lubang

Kanker dimulai saat sel-sel di tubuh berkembang dan mulai tidak terkendali. Sel di hampir semua bagian tubuh bisa menjadi kanker, dan bisa menyebar ke daerah lain di tubuh.

Sel abnormal KS membentuk bercak ungu, merah, atau coklat atau membentuk benjolan pada kulit. Daerah yang terkena ini disebut lesi. Lesi kulit KS paling sering muncul pada kaki atau wajah. Lesi kulit tersebut dapat terlihat buruk, tapi biasanya tidak menimbulkan gejala. Beberapa lesi pada kaki atau di daerah selangkangan dapat menyebabkan tungkai dan kaki membengkak dan nyeri.

KS dapat menyebabkan masalah serius atau bahkan mengancam nyawa bila lesi berada di paru-paru, hati, atau saluran pencernaan. KS di saluran pencernaan, misalnya, bisa menyebabkan pendarahan, sedangkan tumor di paru-paru bisa menimbulkan masalah pernapasan.

Singkatnya, tumor ini membuat pembuluh darah kecil baru tumbuh di bawah permukaan kulit dan di membran mulut, hidung, mata, dan bahkan anus. Kondisi ini dapat menyebar ke paru-paru, hati, perut, usus, dan kelenjar getah bening, yang merupakan kelenjar yang membantu Anda melawan infeksi.

Peneliti telah menemukan bahwa sarkoma Kaposi disebabkan oleh virus herpes, yaitu HHV-8, yang juga disebut KSHV. Virus herpes ini mempengaruhi 8 kali lebih banyak pria daripada wanita. Virus ini mungkin menyebar melalui kontak seksual, tapi secara ilmiah belum bisa dipastikan.

Baca Juga:  Sarkoma Kaposi - Pemeriksaan dan Pengobatan

KS awalnya langka, mempengaruhi para lansia pria dari keluarga Eropa Timur atau Mediterania, pria Afrika muda, atau orang-orang yang telah menjalani transplantasi organ. Namun, penyebab KS sekarang adalah HIV dan merupakan penyebab yang paling sering terjadi.