Salah Satu Dari Anak Kembar Ini Ternyata Adalah Parasit!

DokterSehat.Com – Hemlata Singh, seorang wanita yang berasal dari Udaipur, Rajashtan, India, merasakan kebahagiaan tiada tara saat mengetahui dirinya berhasil melakukan proses persalinan dengan lancar dan akan merawat buah hatinya. Namun, saat melihat bayi yang dilahirkannya, ada yang terlihat cukup janggal pada salah satu bayi kembarnya. Salah satu “bayi” tersebut ternyata adalah kembaran parasit yang memiliki bentuk tubuh sangat mirip layaknya manusia pada umumnya dan menempel pada bayi aslinya. Hanya saja, bayi parasit ini tidak memiliki kelamin dan kedua kaki.

doktersehat-kembar-parasit

Photo Credit: Youtube/ NEWS CHANNEL

Hemlata yang masih berusia 28 tahun ini diketahui tidak melakukan pemeriksaan sama sekali selama fase kehamilan. Alhasil, Ia pun tidak tahu bahwa Ia sebenarnya mengandung anak kembar, apalagi jika salah satu anaknya ternyata adalah parasit. Hemlata bahkan sebenarnya hanya ingin melahirkan di rumah dengan dibantu bidan saja, alih-alih ke rumah sakit. Namun, saat waktu persalinan tiba, Hemlata ternyata merasakan nyeri yang luar biasa sehingga suaminyapun tidak berpikir panjang untuk membawanya ke rumah sakit Ummed Women’s Hopsital di Udaipur. Menjelang matahari terbit, Hemlata pun berhasil melahirkan bayi laki-laki berukuran cukup besar dengan berat 3,65 kg.

Dr. Anarug Singh yang menangani proses persalinan ini sangat terkejut melihat ada kembaran parasit yang menempel pada bayi tersebut. Menurut beliau, kasus ini sangatlah langka terjadi di dunia medis dan andai mereka harus melakukan operasi untuk memisahkannya, ada resiko yang cukup tinggi mengingat bayi dan kembaran parasitnya memiliki pembuluh darah dan organ liver yang sama.

Untuk sementara, dr. Singh dan timnya melakukan pengawasan pada kembar siam yang memiliki parasit ini. Andai kondisi sang bayi mulai stabil, tim dokter pun akan merencanakan untuk melakukan operasi pemisahan mengingat meskipun memiliki resiko tinggi, sang bayi juga tidak bisa dibiarkan terus bersama parasit tersebut karena bisa berbahaya bagi kesehatan dan perkembangannya.