Salah Mengejan Bisa Rusak Saraf Mata

DokterSehat.Com – Proses persalinan normal memang menjadi keinginan setiap ibu hamil, dengan proses persalinan normal memang risiko pasca persalinan dapat diminimalisir meskipun demikian persiapan normal membutuhkan kesiapan fisik dan mental.

5

Keuntungan bagi ibu yang melahirkan secara normal secara emosional ibu dapat menghargai perjuangan menjadi seorang ibu dan juga dapat mengalami proses pemulihan yang lebih cepat ketimbangn dengan menggunakan jalan operasi caesar.

Selain itu persalinan normal lebih banyak manfaatnya untuk bayi, saat berada di rahim, kondisi paru-paru bayi yang terendam air ketuban sehingga apabila melewati jalan lahir maka paru paru akan diperas. Inilah yang menyebabkan ibu hamil sekarang sadar akan pentingnya untuk melahirkan secara normal. Proses ini tidak terlalu signifikan dengan bayi yang melahirkan caesar akan tetapi akan lebih baik jika bayi dilahirkan secara normal.

Hanya saja kebanyakan ibu memerlukan latihan untuk bernafas dan mengedan selain itu persalinan normal dapat terjadi apabila kondisi kesehatan anda mendukung. Bagaimana dengan ibu hamil yang memiliki minus tinggi betulkah akan berisiko ketika menghadapi persalinan normal?

Bagi ibu hamil yang memiliki minus mata yang tinggi kerap kali dikhawatirkan akan bermasalah ketika mengejan bersalin yang dapat mempengaruhi fungsi saraf mata. Hanya saja menurut dokter dari Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia menyatakan bahwa masalah saraf mata sampai saat ini belum ada penelitian yang menyatakan ibu hamil dengan pasien yang minus tinggi dan memilih melahirkan normal akan berisiko retina lepas.

Bahkan dokter Aziza SpM,Mkes ini tidak menampik apabila ketika mengejan yang berat akan memiliki risiko mata terputus karena minus mata mata yang tinggi pada ibu bersalin. Sehingga dapat disimpulkan bahwa meskipun wanita tidak hamil akan tetap berisiko mengalami gangguan pada saraf mata.

Baca Juga:  Kenali Psikologi Ibu Menyusui

Pada dasarnya aktivitas yang mengejan akan menyebabkan retina lepas, hal ini tidak saja ketika ibu hamil. Apabila retina lepas maka harus dilakukan operasi. Terkait perubahan inilah nilai minus pada mata ibu hamil dipertimbangkan. Selama hamil akan mengalami perubahan hormon sehingga apabila ibu hamil menggunakan kacamata maupun menggunakan lensa kontak sebaiknya memang disesuaikan dengan perubahan nilai minus pada mata.

Pada ibu hamil, bisa mengalami kenaikan 0,25 tapi tidak terlalu banyak mengalami perubahan bahkan apabila ibu menggunakan kacamata ataupun lensa kontak yang tidak nyaman dapat digantikan. Disesuaikan dengan kondisi ibu sedang hamil. Barulah setelah melahirkan biasanya ukuran minus akan kembali normal sehingga tetap harus diperhatikan.

Selama anda dapat menjalani persalinan normal memang disarankan untuk menggunakan persalinan normal selain proses pemulihan yang lebih cepat dengan kata lain ikatan emosional anda sebagai ibu lebih terasa.

Ketakutan akan persalinan normal dan dapat mengakibatkan retina terlepas jelas saja tidak benar karena pada kondisi wanita tidak hamil akan tetapi ada tekanan untuk mengejan dapat memicu terjadinya retina yang lepas. Sehingga pemahanan akan adanya retina yang lepas tidak menghantui ibu hamil melainkan proses mengejan yang terlalu keras yang dapat terjadi kapan saja ketika wanita yang bermata minus mengejan.

Anda tidak perlu khawatir karena dengan konsultasi kepada dokter selama kehamilan risiko kehamilan akan dapat diperkecil bahkan diatasi secara dini. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan anda mengenai kondisi kesehatan anda selama kehamilan.