Sakit Perut Bisa Jadi Bukan Karena Mag

DokterSehat.Com – Nyeri, mual, kembung, dan sebagainya tidak selalu merupakan gejala sakit maag. Namun menurut Ahli Bedah Bariatrik, dr. Muffazal Lakdawala yang dikutip Indiatimes, Senin (9/12/2013) sakit perut berlebih tidak melulu karena mag tapi bisa karena gas.

3

Serangan gas kadang bisa begitu parah, jangan sepelekan. Dikhawatirkan berisiko penyakit serius pada sistem pencernaan. Sakit perut berlebih tidak melulu itu mag tapi bisa karena gas, katanya.

Mufazal menambahkan, gas menjadi gejala umum yang dihubungkan dengan masalah pencernaan. Serangan gas tersebut berasal dari makanan yang berlemak tinggi.

Sakit perut yang membuat gas menyerang baisanya dialami seseorang setelah konsumsi makanan berlemak tinggi. Hal tesebut bisa juga dialami perokok dan orang yang sedang stres, ujar Muffazal.

Salah satu kasus ini pernah menimpa Aktris Jennifer Lawrence yang baru-baru ini dirawat di rumah sakit setelah mengeluh tentang sakit perut yang parah dan kram. Pemain film The Burning Plain ini diketahui pecinta makanan gorengan dan berlemak.

Awalnya Jennifer berpikir bahwa dia menderita mag. Namun, endoskopi mengungkapkan sebaliknya dan diketahui perutnya mengandung terlalu banyak gas akibat kecintaannya terhadap makanan berlemak dan digoreng.

Gas tersebut dapat memicu sakit yang teramat sangat biasanya menyerang perut bagian atas yang disertai dengan mual, muntah dan nyeri di ulu hat, kata dr. Muffazal.

Muffazal menyarankan sebaiknya menghindari makanan yang berlemak dan menghentikan kebiasaan merokok. Sebaiknya hindari makanan berlemak yang digoreng, hentikan merokok, konsumsi air setengah sampai dua liter setiap hari secara teratur, ujarnya.

Ini menghindari risiko parah seperti luka pada organ-organ dalam perut, refluks, batu pada empedu, iritasi usus besar, bahkan kanker saluran pencernaan.

Berikut ini kebiasaan yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar perut terhindar dari berlebihnya gas, yaitu :

  • Jauhi makanan berlemak dan digoreng
  • Makan buah-buahan dan salad setiap hari
  • Pastikan diet yang tepat waktu
  • Jangan melewatkan makan
  • Konsumsi makanan yang rendah lemak, karbohidrat dan tinggi serat
  • Teratur minum setengah sampai dua liter air setiap hari
  • Sempatkan berjalan beberapa menit atau lakukan sit-up perut secara teratur untuk menjaga otot perut
  • Tidur cukup
  • Hindari stres, merokok dan minum-minuman beralkohol