Sakit Otot Betis: Penyebab dan Pengobatan

betis-sakit-doktersehat
Sumber foto: www.medicalnewstoday.com

DokterSehat.Com– Bagian belakang kaki terdapat otot-otot betis yang membentang antara lutut dan tendon Achilles. Terkadang bagian betis sakit, nyeri, berdenyut, atau kesemutan. Nyeri atau rasa tidak nyaman ini bisa terjadi akibat trauma, cedera, olahraga, dan jalan berlebihan.

Sakit pada bagian kaki ini memang seringkali tak bisa diduga kehadirannya. Jika sudah terasa, kaki pun terasa sangat berat dan bahkan kaku saat digerakan.

Biasanya, kita akan mengoleskan balsem dan memijit bagian otot kaki yang sakit. Sayangnya, hal ini terkadang tidak efektif dan malah membuat tangan terasa pegal.

Penyebab Sakit Betis

Otot betis sakit bisa disebabkan oleh 2 faktor, yakni cedera atau kesehatan. Dalam hal ini cedera bisa disebabkan trauma otot betis. Sementara itu, secara medis penyebab betis sakit adalah berbagai kondisi yang bisa menyebabkan sakit otot sebagai gejala.

Lebih jelasnya, mari kita bahas satu per satu mengenai masing-masing penyebab sakit betis!

Cedera

Hal yang satu ini umum terjadi di semua kalangan, khususnya bagi Anda yang melakukan gerakan berat pada kaki, apalagi jika sudah lama tak menggerakkan kaki. Sakit betis karena cedera disebabkan oleh:

  • Ketegangan otot betis merupakan cedera umum yang mengakibatkan sakit betis. Kondisi ini terjadi saat otot-otot betis latihan berlebihan dan robek, sehingga mengakibatkan pembengkakan, memar, dan nyeri akut. Nyeri akan makin parah saat berjalan, melakukan peregangan, atau berjinjit.
  • Otot kram kejang dapat menyebabkan munculnya rasa sakit. Kram tidak selalu cedera, namun bisa diakibatkan latihan otot betis yang berlebihan.

baca juga: MENGAPA KAKI TERASA SAKIT SETELAH DUDUK ATAU BERDIRI?

Medis

Setelah membahas akibat cedera, nyatanya rasa sakit pada bagian otot kaki pun bisa disebabkan oleh kondisi medis. Khusus yang satu ini tentunya tak bisa dihindari dan sebaiknya segera ditangani.

Beberapa kondisi medis penyebab betis sakit:

  • Tendinitis Achilles merupakan iritasi atau peradangan yang terjadi pada tendon achilles. Keadaan ini bisa menimbulkan rasa sakit dan rasa sakit akan bertambah saat berjalan atau melakukan latihan. Selain itu, kulit di atas tendon akan terasa hangat ketika disentuh.
  • Kista Baker bisa terbentuk akibat adanya penumpukan cairan sendi di belakang lutut. Kondisi ini bisa menimbulkan gejala seperti nyeri dan kekakuan pada kaki.
  • Trombosis vena dalam merupakan penggumpalan darah di pembuluh darah dalam tubuh. Bila terbentuk di kaki maka bisa mengakibatkan nyeri betis DVT yang menimbulkan nyeri, perubahan warna kulit, kulit terasa hangat, dan pembengkakan.

Gejala Betis Sakit

Seringkali kita merasa sakit betis secara tiba-tiba. Ternyata ada juga beberapa gejala yang dialami oleh penderitanya. Khusus bagi Anda yang sering merasakannya, mungkin sudah tahu seperti apa gejalanya.

Percaya atau tidak, penderita otot betis sakit tak hanya merasakan nyeri tapi juga mengalami perubahan fisik, seperti:

  • Demam
  • Perubahan warna kulit
  • Muncul rasa terbakar pada betis
  • Penurunan mobilitas
  • Nyeri sendi terutama di sendi kaki
  • Kejang otot kaki, terutama di malam hari dan bisa mengganggu tidur
  • Pembengkakan

BACA JUGA: PENYEBAB BETIS JADI BESAR DAN CARA MENGATASINYA

Obat Sakit Betis

Saat sakit sudah semakin mengganggu, tentu kita akan mencari obat nyeri otot kaki atau bahkan obat sakit betis. Sebaiknya, sediakan obat ini di rumah atau bawa ke mana saja jika Anda memang selalu menggunakan kaki dengan berat setiap harinya.

Metode pengobatan untuk mengatasi sakit otot betis bisa dilakukan di rumah. Kini juga sudah banyak tersedia obat nyeri otot kaki yang dapat ditemukan di apotek.

Berikut beberapa metode yang harus dicoba dalam waktu 24 jam saat mengalami nyeri betis.

  1. Segera beristirahat saat betis sakit. Cobalah untuk membatasi berjalan dan gerakan dalam 24 jam pertama untuk menghindari menyebabkan kerusakan lebih lanjut.
  2. Terapi dingin, kompreskan es atau perangkat lain yang dingin ke otot betis selama 15-20 menit setelah cedera atau muncul rasa sakit. Ulangi tiap beberapa jam selama 24 jam pertama. Es merupakan obat sakit betis yang efektif karena dapat mengurangi pembengkakan dan memar.
  3. Kompres, bungkus perban sekitar betis untuk mencegah lanjut pembengkakan dan mengurangi rasa sakit. Perban ini tidak boleh dibungkus terlalu ketat atau terlalu longgar.
  4. Istirahatkan pergelangan kaki sedikit lebih tinggi. Ini harus bertahan dalam posisi ini selama 24 jam untuk mengurangi pembengkakan.

Itulah pembahasan lengkan mengenai sakit betis. Ingat ya, segera lakukan penanganan pertama di atas jika betis sakit tak terhingga!