Sakit Maag Pada SaatvKehamilan

DokterSehat.Com – Maag tidak hanya mempengaruhi orang-orang yang mengalami stres atau menyukai makanan pedas. Wanita hamil juga mengalami maag. Anda akan menemukan ketika kehamilan berlanjut antasida cenderung akan menjadi teman terbaik Anda. Heartburn (maag) tidak ada hubungannya dengan jantung Anda.



Sakit maag terjadi ketika asam dari lambung Anda sampai ke kerongkongan, dan hal ini sangat umum terjadi selama kehamilan. Bahkan satu dari empat pengalaman sakit maag pada perempuan hamil terjadi selama trimester ketiga. Penyebabnya adalah bayi yang tumbuh besar dalam rahim Anda bergerak naik sehingga membuat tekanan pada perut Anda. Tekanan ini mengacaukan sistem pencernaan dan membuat asam kembali ke kerongkongan. Ada kepercayaan bahwa jika Anda memiliki sakit maag yang parah, maka bayi Anda akan memiliki banyak rambut. Tentu saja tidak ada bukti untuk hal ini, tetapi ini hal yang menyenangkan untuk dipercaya.

Ada beberapa cara yang dapat membantu Anda mencegah sakit maag selama kehamilan. Anda dapat memulai dengan memperpanjang waktu  makan. Anda tidak hanya akan menikmati makanan Anda lebih baik tetapi perut Anda juga tidak harus bekerja keras untuk mencerna makanan Anda. Cobalah untuk makan lebih awal dan makan setidaknya dua jam sebelum Anda pergi tidur sehingga tubuh Anda memiliki banyak waktu untuk mencerna makanan.

Jaga porsi makan Anda. Makanlah enam kali sehari dengan porsi kecil. karena makan dengan porsi besar cenderung memenuhi perut Anda yang sudah tertekan oleh adanya bayi di dalam rahim Anda. Perut yang penuh akan membuat asam lebih mudah naik ke kerongkongan.

Pastikan juga Anda memisahkan makanan yang berbentuk padat dan cair. Terlalu banyak cairan dicampur dengan makanan padat dapat memenuhi perut dan memperburuk sakit maag. Anda harus berada dalam posisi duduk ketika makan. Jangan makan sambil berbaring, dan jika Anda ingin makan makanan kecil sebelum tidur pastikan bahwa Anda bersandar pada bantal.

Baca Juga:  Ibu Hamil, Butuh Beberapa Nutrisi Penunjang Ini

Berat badan Anda juga ambil bagian dalam seberapa parah sakit maag yang bisa dialami. Makin besar tubuh Anda, semakin besar juga tekanan yang Anda tempatkan pada sfingter esofagus Anda. Ini adalah alasan lain mengapa berat badan Anda seharusnya tidak bertambah lebih dari yang disarankan.

Cari tahu apa makanan menyebabkan maag Anda. Setelah Anda mengetahui apa makanan yang menyebabkan sakit maag, Anda dapat menghilangkannya dari menu makan Anda. Beberapa makanan yang mungkin harus anda hindari adalah makanan pedas yang terlalu berbumbu, soda, saus tomat, coklat, dan beberapa jenis jeruk. Makanan berminyak juga merupakan kontributor besar untuk maag. Menghilangkan makanan yang berminyak, makanan yang digoreng akan membantu mencegah sakit maag.

Ketika pencegahan gagal, gunakanlah sesuatu untuk maag Anda. Tums dan Rolaids secara sempurna aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. Jika Anda tidak nyaman menggunakan obat-obatan Anda dapat mencoba beberapa cara alami seperti makan segenggam almond. Almond adalah penyaman perut dan dapat membantu dengan sakit maag Anda. Obat alami lainnya adalah satu sendok makan madu dicampur dengan susu merupakan favorit untuk mencegah maag.

Seperti beberapa ketidaknyamanan dalam kehamilan, sakit maag adalah salah satu yang dapat dihindari selama Anda melakukan kegiatan makan dengan benar. Bahkan tanpa menderita sakit maag, bayi Anda masih bisa lahir dengan kepala penuh rambut.