Saat Diare Kita Sebaiknya Tidak Boleh Mengkonsumsi Makanan Berserat?

DokterSehat.Com– Cukup banyak orang yang sengaja menghindari makanan berserat tatkala sedang diserang diare karena berpikir jika makanan yang mampu melancarkan pencernaan ini bisa membuat masalah diare menjadi lebih parah. Apakah anggapan ini benar adanya?

doktersehat-diare-penyakit-perut-bakteri-mencret

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada dua jenis serat yang sebaiknya kita pahami, yakni serat larut air dan serat yang tak larut air. Jika kita mengkonsumsi jenis serat yang tak larut air, maka resiko untuk mengalami diare yang semakin parah juga meningkat. Yang menarik adalah, jika kita mengkonsumsi serat larut air, kita justru bisa membantu mengatasi masalah diare.

Serat larut seperti oligosakarida dan polisakarida sangat disarankan untuk dikonsumsi saat kita terkena diare karena bisa membantu proses penyembuhannya. Saat diare menyerang, serat ini akan berfungsi layaknya spons yang menyerap berbagai racun dan kelebihan cairan yang ada di dalam usus. Hal ini tentu akan membuat kotoran yang sebelumnya cair justru akan menjadi lebih padat dan berbentuk sehingga diare pun bisa segera sembuh. Tak hanya itu, kandungan serat larut ini juga akan berfungsi sebagai prebiotik, sumber nutrisi bagi para bakteri baik yang menyehatkan usus. Dengan bakteri baik yang mendapatkan nutrisi yang cukup, maka jumlahnya pun bisa menjadi semakin banyak dan akhirnya memiliki kemampuan melawan bakteri penyebab diare dan infeksi pada perut sehingga masalah pencernaan ini bisa segera mereda sekaligus membuat perut menjadi semakin sehat.

Lantas, apa sajakah makanan yang kaya akan serat larut ini? Pakar kesehatan menyarankan konsumsi makanan seperti oats, kentang, ubi, singkong, dan buah pisang saat kita sedang mengalami diare. Dengan rutin mengkonsumsinya dan memperbanyak asupan air demi mencegah datangnya dehidrasi saat diare, maka masalah pencernaan ini pun bisa segera sembuh.