Rubella (1) – Definisi dan Gejala

DokterSehat.Com – Rubella, juga dikenal sebagai campak Jerman, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Virus ini menyebar melalui droplet bersin atau ingus orang yang terinfeksi.

doktersehat-virus-kanker-cancer-rubella-gaucher-disease-rhabdomyosarcoma

Rubella menyebabkan ruam merah dan suhu badan tinggi.

Bagi kebanyakan orang, rubella merupakan penyakit ringan, tetapi bagi wanita hamil, rubella dapat memberikan konsekuensi serius.

Rubella sering terjadi pada anak-anak, namun sejak diperkenalkannya program vaksinasi pada 1980-an, penyakit ini telah hampir seluruhnya diberantas.

Rubella merupakan penyakit yang bila ada kemunculannya harus dilaporkan di Dinas Kesehatan (Bagian Penyakit Menular) karena keberadaannya yang seharusnya sudah diberantas karena vaksinasi. Ini berarti bahwa setiap dokter yang mendiagnosis infeksi ini diwajibkan oleh hukum untuk menginformasikannya kepada Dinas Kesehatan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi sumber infeksi rubella dan menghentikan penyebarannya.

Apa yang terjadi jika seseorang mengalami rubella?
Gejala utama dari rubella adalah ruam yang warna merah muda khas. Dimulai dengan bintik-bintik, yang bisa gatal, sebelum menyebar dari belakang telinga ke kepala dan leher dan kemudian bagian lain dari tubuh bagian atas. Ruam biasanya berlangsung sampai seminggu.

Gejala utama lainnya adalah pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar telinga dan belakang kepala, badan panas/suhu tinggi mencapai 38oC atau lebih dan badan menggigil.

Gejala yang kurang umum lainnya pada orang dewasa adalah arthritis dan arthralgia (peradangan dan nyeri sendi).

Dalam kasus yang jarang terjadi rubella dapat mengakibatkan komplikasi serius. Dalam satu dari 6.000 kasus, rubella dapat menyebabkan radang otak; dalam satu dari 3.000 kasus, rubella dapat mempengaruhi pembekuan darah.

Masa inkubasi rubella adalah 14-21 hari, kebanyakan orang mengalami ruam antara 14-17 hari setelah paparan.

Baca Juga:  Gaucher's Disease - Gejala dan Klasifikasi Penyakit

Dalam kebanyakan kasus rubella merupakan penyakit dengan kondisi ringan, tetapi jika Anda curiga Anda mengalami rubella, Anda harus menghubungi dokter untuk mengkonfirmasi apakah ruam akibat rubella atau campak, atau gejala penyakit lainnya. Terutama apabila Anda sedang hamil. Rubella dapat didiagnosis dengan tes darah.

Jika Anda terkena rubella, jauhi lingkungan kerja untuk menghindari penularan, dan jika anak Anda terkena, sebaiknya ambil izin sakit dari kegiatan bersekolah sampai anak berkonsultasi dengan dokter.