Rokok Seperti Apa yang Paling Beresiko Menyebabkan Kanker?

DokterSehat.Com – Tanggal 31 Mei diperingati sebagai hari tanpa tembakau sedunia. Untuk memeringati hari ini, ada baiknya kita semakin mengenal bahaya dari rokok. Sebagaimana kita ketahui, rokok adalah salah satu penyebab paling umum penyakit kanker paru-paru yang mematikan. Sebenarnya, apakah ada jenis rokok yang paling beresiko untuk menyebabkan kanker?

doktersehat-paru-rokok-kanker

Pakar kesehatan bernama dr. Peter Shields yang berasal dari Ohio State University menyebutkan bahwa rokok dengan jenis light dan memiliki lubang kecil pada filternya ternyata menjadi yang paling beresiko menyebabkan kanker paru-paru adenokarsinoma. Fakta ini terungkap setelah pakar kesehatan melakukan penelitian dalam 50 tahun terakhir. Dalam penelitian ini, diketahui bahwa penggunaan lubang kecil pada filter rokok ternyata justru bisa menyebabkan paparan racun dari rokok menjadi jauh lebih berbahaya.

Dalam data yang diungkapkan oleh dr. Shields dan timnya, diketahui bahwa dalam 20 tahun terakhir, terjadi peningkatan kasus adenokarsinoma yang sangat signifikan. Padahal, dalam kurun waktu tersebut, penggunaan dari lubang kecil pada filter sudah kerap digunakan pada sebagian besar produk rokok di pasaran. Tak hanya itu, label kemasan rokok yang bertuliskan “light” atau “memiliki kadar tar rendah” ternyata bisa menipu banyak orang yang berpikir jika rokok ini lebih aman untuk dihisap. Padahal, dalam realitanya rokok ini justru jauh lebih berbahaya dari rokok-rokok biasanya.

Gara-gara adanya lubang kecil ini, para perokok justru akan memasukkan lebih banyak asap yang berisi racun dan berbagai bahan kimia berbahaya pemicu kanker. Karena semakin banyak asap yang dihisap, maka kemungkinan racun untuk mengendap pada paru-paru pun menjadi lebih besar, termasuk pada bagian yang paling dalam sekalipun. Karena alasan inilah rokok jenis light justru dianggap paling beresiko menyebabkan kanker.

Baca Juga:  Benarkah Merokok Bisa Membuat Kurus?

Apakah hal ini kita tidak lagi menghisap rokok light dan beralih ke rokok biasa saja? Dr. Shields ternyata menyarankan setiap perokok untuk berhenti merokok jika tidak ingin terkena kanker ini.