Ritonavir/ Obat Antiretroviral – Indikasi dan Efek Samping Berat

DokterSehat.Com– Ritonavir (Obat Antiretroviral)

ritonavir

Nama dagang: Norvir
Nama generik: Ritonavir
Sediaan: Kapsul oval 100 mg

Ritonavir adalah obat antiviral yang mencegah virus human immunodeficieny virus (HIV) berkembang biak di dalam tubuh Anda.

Ritonavir digunakan untuk menanganai HIV, virus yang menyebabkan acquired immunodeficiency syndrome (AIDS). Ritonavir bukanlah obat untuk HIV atau AIDS.

Ritonavir juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan ini.

Apa efek samping ritonavir (Norvir) yang mungkin?
Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi ini:

  • Gatal-gatal
  • Sulit bernafas
  • Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan

Berhenti mengkonsumsi ritonavir dan segera hubungi dokter Anda jika Anda memiliki efek samping yang serius seperti berikut:

  • Denyut jantung lambat atau tidak teratur, merasa seperti ingin pingsan
  • Peningkatan buang air kecil atau peningkatan rasa haus yang parah
  • Mudah memar atau berdarah (mimisan atau gusi berdarah)
  • Tanda-tanda infeksi yang baru terjadi, seperti demam atau menggigil, batuk, atau gejala flu
  • Denyut jantung cepat, keringat yang meningkat, tremor pada tangan, kegelisahan, merasa mudah tersinggung, masalah tidur (insomnia)

  • Diare, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, perubahan menstruasi, impotensi, kehilangan minat seks
  • Bengkak di leher atau tenggorokan Anda (kelenjar gondok yang membesar)
  • Kelemahan otot, perasaan lelah, kesulitan berbicara atau menelan, nyeri sendi atau nyeri otot, sesak nafas
  • Kelemahan atau perasaan tertusuk pada jari tangan atau jari kaki
  • Masalah dengan berjalan, bernapas, berbicara, menelan, atau gerakan mata
  • Sakit punggung bawah yang parah, kehilangan kontrol untuk pipis atau buang air besar
  • Nyeri hebat di perut bagian atas dan menyebar ke punggung, muntah, denyut jantung cepat
  • Mual, gatal, kehilangan nafsu makan, urine gelap, kotoran berwarna tanah liat, sakit kuning (menguningnya kulit atau mata)
  • Reaksi kulit yang parah – demam, sakit tenggorokan, bengkak di wajah atau lidah, terbakar di mata, sakit pada kulit, diikuti ruam kulit merah atau ungu yang menyebar (terutama di wajah atau di bagian atas) dan menyebabkan kulit mengelupas dan perih.
Ritonavir – Halaman Selanjutnya: 1 2 3 4 5