Respon Cerdas Otak dalam Menghadapi Stresor Sosial

DokterSehat.com– Dalam keadaan yang sulit, otak memiliki kemampuan untuk melawan balik kesulitan tersebut. Anda pasti sering mengalaminya, sehingga otak akan berpikir untuk segera bertindak. Sebuah penelitian telah mengungkap bagaimana otak beradaptasi dengan stresor yang berdampak pada kesehatan. Hal ini telah diungkap dalam jurnal Neuroscience, yang menyatakan, jika tidak berhati-hati saat, ketegangan dengan orang lain dapat memicu depresi dan tindakan antisosial. Namun otak akan memiliki kemampuan respon yang cepat pada tekanan tersebut, sebagaimana mengeluarkan senyawa otak tertentu untuk mengatasi pemulihannya.



Ada beberapa stresor sosial yang dikatakan terburuk, namun otak dengan cerdas mengatasinya.

Ditinggal oleh sahabat atau teman

Jaringan pertemanan yang luas akan membentuk otak yang lebih besar dengan kemampuannya untuk mengontrol tindakan pun menjadi lebih baik. Meski begitu bukan berarti orang yang memiliki keadaan tanpa banyak teman dapat memicu penurunan kemampuan bersosialisasi dan ukuran otak. Syaraf otak memang memiliki kemampuan beradaptasi, dengan pengoptimalannya dapat dilakukan dengan merangsangnya yaitu menciptakan obrolan dengan orang-orang sekitar.

Perubahan kerja atau tempat tinggal

Penyesuaian dengan lingkungan yang baru terkadang bukanlah suatu hal yang mudah. Akan tetapi pada kenyataannya otak memiliki keadaan yang lebih rileks untuk melakukan penyesuaian diri, sehingga akan berdampak baik bagi kesehatan.

Kenaikkan pangkat

Siapa yang tidak ingin posisi dalam pekerjaannya meningkat? Keadaan ini tentunya akan sangat membahagiakan. Namun hal ini ternyata dapat meningkatkan kadar stres. Dengan aktivitas yang tentunya bertambah dapat memicu isolasi diri dari lingkungan. Hal ini yang menjadikan tubuh tidak sehat dengan potensi penyakit yang akan muncul seperti jantung koroner, diabetes tipe 2, obesitas, serta penyakit degenaratif lainnya. Maka dari itu, untuk meningkatkan kemampuan otak, diperlukan menjaga hubungan baik dengan orang lain. Otak akan lebih cepat mengeluarkan dopamin, yaitu senyawa pada otak yang penting untuk merespon stres.

Baca Juga:  Perbedaan Dokter Jiwa, Perawat Jiwa dan Psikolog

Kehilangan dukungan dari orang-orang sekitar

Orang-orang yang ada di sekitar Anda, mulai dari keluarga, sahabat, teman, atau pacar memiliki pengaruh dalam hal mendukung aktivitas atau keputusan-keputusan yang Anda ambil. Namun jika dukungan dari lingkungan tersebut berkurang akan memicu masalah kesehatan. Untuk mengatasinya turunkan ego dan memulai untuk fokus dengan mencari manfaat lain, misalnya bekerja sama untuk menghasilkan skor atau nilai yang lebih baik daripada saat bekerja sendiri-sendiri. Hal ini dikarenakan otak akan lebih cepat dalam mengenali perilaku saat bekerja sama.

Kehilangan

Perasaan takut dan cemas akan melanda ketika seseorang ‘merasa kehilangan’. Namun fokus terhadap pekerjaann yang dilakukan akan membantu dalam melawan pikiran yang negatif. Dengan intensitas pekerjaan yang dilakukan dapat mengalihkan kinerja otak yang dapat membantu memulihkan rasa kehilangan tersebut.