Rencanakan Kehamilan yang Sehat

DokterSehat.com– Kehadiran sang buah hati adalah dambaan bagi setiap pasangan yang telah menikah. Anak sebagai anugerah yang diberikan Tuhan merupakan tanggung jawab yang besar bagi orang tuanya. Anugerah inilah yang akan menjadikan kehidupan rumah tangga lebih berwarna. Kehamilan yang berlangsung selama 9 bulan atau kurang lebih 38 minggu merupakan masa penantian dan persiapan agar kelak bayi dapat lahir dengan selamat. Terutama untuk calon ibu alangkah baiknya agar mempersiapkan dirinya sebelum masa konsepsi.

15

Persiapan utama dan pertama adalah emosi dan psikologi. Hal ini sangat diperlukan agar calon orang tua lebih mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi masa kehamilan dengan segala perubahan yang mungkin akan dialami. Dengan persiapan mental akan membuat proses kehamilan menjadi lebih mudah. Kehamilan dengan masa atau waktu yang belum diinginkan bisa menimbulkan sikap denial atau penolakan pada calon ibu, yang dapat berpengaruh pada psikologinya, terutama gaya hidup, misalnya stres atau tetap merokok. Karena itulah perencanaan yang tepat akan menjadikan kehamilan adalah masa yang indah dan menyenangkan.

Persiapan selanjutanya adalah mengenai masalah kesehatan. Pasangan yang berencana memiliki momongan sangat dianjurkan untuk memeriksakan kesehatannya. Salah satu hal yang penting adalah pemeriksaan darah untuk mengetahui dalam tubuh terdapat virus yang berpengaruh pada kehamilan atau tidak. Misalnya virus toksoplasma, cytomegalo, dan rubella. Selain itu penyakit seperti tekanan darah tinggi dan darah rendah, serta diabetes juga berpengaruh pada masa kehamilan. Satu hal yang lebih penting lagi adalah cek skrining, untuk mengetahui ada tidaknya penyakit keturunan. Ada beberapa gen pembawa penyakit bila bertemu dengan gen pasangan dapat menyebabkan kelainan pada bayi. Misalnya thalasemia, yaitu penyakit kelainan darah yang diturunkan atau diwariskan karena adanya kelainan genetik yang menyebabkan ketidakseimbangan dalam sintesis atau produksi rantai globin.

Baca Juga:  Resiko Besar Yang Didapatkan Jika Hamil di Usia 40-an

Pemeriksaan kesehatan lainnya yang harus dilakukan oleh calon orang tua adalah organ reproduksi, baik pria dan wanita. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kualitas kesuburan masing-masing. Pemeriksaan tersebut meliputi saluran indung telur, infeksi vagina, dan juga analisa sperma.

Sedangkan persiapan lainnya untuk menghadapi masa kehamilan adalah kebiasaan pola hidup sehat. Mulailah dengan makanan yang sehat agar kebutuhan zat gizi tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, termasuk asam folat, kalsium, dan zat besi  tercukupi. Gizi seimbang sebelum kehamilan akan mendukung kehamilan yang sehat serta meningkatkan kesempatan melahirkan bayi yang sehat pula. Biasakan juga gaya hidup sehat, seperti  olahraga rutin dan tidak merokok. Seimbangkan kondisi tubuh dengan kegiatan yang bersifat relaksasi dan menjauhi stres.