Remaja Yang Aktif Berolahraga Cenderung Tidak Merokok

DokterSehat.Com – Remaja di Indonesia, khususnya yang berkelamin laki-laki memiliki kecenderungan untuk memiliki kebiasaan merokok yang cukup kuat. Disamping adanya anggapan yang sangat kuat dimana laki-laki akan belum dianggap jantan jika belum merokok, rokok yang dianggap bisa menenangkan pikiran juga memicu banyaknya perokok dalam usia remaja. Fakta ini tentu cukup meresahkan mengingat semua orang tahu dampak buruk dari rokok, apalagi jika sudah mulai dihisap semenjak usia yang muda layaknya remaja. Apakah ada cara agar remaja tidak mudah tergiur untuk merokok?

shutterstock_216024766 copy

Orang tua harus pandai-pandai melakukan pencegahan agar anak remajanya tidak mulai merokok. Dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dartmouth College’s Norris Cotton Cancer Center ternyata ditemukanlah jawaban yang bisa digunakan oleh orang tua untuk mencegah anaknya merokok; yakni dengan mengalihkan minat anak remaja ke bidang olahraga.

Anna Adachi-Mejia, ketua penelitian ini menyebutkan jika anak remaja yang melakukan kegiatan olahraga, baik itu melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah maupun yang mengikuti klub olahraga ternyata akan memiliki porsentasi yang kecil untuk menenggak minuman beralkohol maupun mencoba rokok. Penelitian yang melibatkan setidaknya 6.500 siwa sekolah di Amerika Serikat pada tahun 2003 dengan rentang usia 10 hingga 14 tahun ini meneliti apa saja aktifitas sekolah di luar kegiatan belajar mengajar normal dan kaitannya dengan gaya hidup tidak sehat layaknya merokok dan mengkonsumsi alkohol.

Dari penelitian ini, ditemukanlah fakta dimana sekitar 55 persen remaja mengikuti kegiatan berolahraga dengan pelatih dan siswa lain memilih aktifitas layaknya musik atau aktifitas keagamaan. Mereka yang rutin berolahraga ternyata memiliki kecenderungan untuk merokok yang sangat rendah. Banyak pakar kesehatan menduga jika remaja yang berolahraga akan lebih memikirkan akan kebugaran tubuhnya sehingga akan menghindari jauh-jauh rokok dan minuman beralkohol. Adanya pengawasan dari pelatih olahraga juga membuat anak remaja menjadi lebih disiplin dan menghindari rokok dengan lebih baik. Dengan adanya fakta ini, orang tua pun kini memiliki cara yang baik untuk menghindarkan anaknya dari kebiasaan merokok yang sangat tidak sehat.