Remaja Ini Berhasil Menemukan Khasiat Teh Hijau Dalam Mencegah Kanker

DokterSehat.Com– Seorang remaja bernama Stephen Litt baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di dunia kesehatan. Di usianya yang baru mencapai 12 tahun, remaja ini ternyata berhasil menemukan senyawa di dalam teh hijau yang mampu melawan kanker. Penemuan ini tentu menjadi hal yang sangat penting bagi pencegahan dan pengobatan salah satu penyakit paling mematikan di seluruh dunia ini.

doktersehat-teh-hijau-baik-kesehatan-green-tea

Litt sendiri ternyata memiliki ketertarikan pada penelitian kanker semenjak dua orang teman dari keluarganya diketahui terkena kanker payudara. Berbeda dengan anak seusianya yang suka bermain, Ia justru memilih untuk lebih sering membaca berbagai literatur tentang kanker. Saat Ia membaca artikel tentang menurunnya kasus kanker di Jepang karena kebiasaan masyarakat Negeri Matahari Terbit ini mengkonsumsi teh hijau, Ia pun segera mencari tahu tentang khasiat dari minuman yang kaya akan antioksidan ini.

Sang ayah, Leslie, yang juga seorang ahli kimia, pun segera membantu Stephen untuk melakukan penelitian tentang teh hijau. Mereka berdua pun kemudian menggunakan 100 cacing planaria untuk melakukan riset kecil-kecilan untuk mengetahui reaksi kanker pada senyawa di dalam teh hijau. Sebagai informasi, cacing planaria ternyata memiliki sel punca neoblast yang memiliki perilaku mirip dengan sel kanker. Logikanya, jika fungsi sel punca neoblast pada cacing bisa berhenti, maka hal yang sama juga berlaku pada sel kanker.

Setelah membagi cacing-cacing ini pada empat kelompok yang diberi bahan yang berbeda-beda selama 1 bulan, Stephen menemukan fakta menarik pada satu kelompok cacing yang diberi antioksidan epigallocatechin-3 gallate atau ECGC dari teh hijau. Kelompok cacing yang juga diberi karsinogen berupa cadmium sulfate dan juga TPA ini ternyata tidak mengalami tumor sama sekali pada tubuhnya. Alhasil, Stephen dan ayahnya pun menduga bahwa senyawa ini sepertinya mampu mencegah kanker pada manusia.

Baca Juga:  Masak Dengan Minyak Kelapa, Sehatkah?

Berkat penemuannya ini, Stephen pun kini mendapatkan penghargaan dari Georgia Science and Engineering Fair.