Remaja 15 Tahun Ini Hamil Setelah Menelan Sperma

DokterSehat.Com – Dunia kesehatan sempat dibuat geger oleh sebuah kasus yang menimpa seorang remaja 15 tahun pada 29 tahun yang lalu. Bagaimana tidak, remaja ini positif hamil gara-gara menelan sperma. Secara logika, menelan sperma seharusnya hanya akan membuat sperma melalui saluran pencernaan saja dan tidak akan masuk ke rahim perempuan. Lantas, bagaimana mungkin remaja ini bisa hamil setelah melakukan hal tersebut?

doktersehat-kehamilan-hamil

Remaja yang bekerja pada sebuah bar ini mengaku sempat melakukan oral seks pada pacarnya dan menelan spermanya. Sayangnya, setelah melakukan hal tersebut, mantan kekasih dari pacarnya ini datang dengan kondisi marah-marah. Sang mantan kekasih ini kalap dan langsung menghujamkan pisau pada lengan dan perut pada remaja tersebut. Karena luka robek pada tubuhnya cukup parah, remaja ini pun akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit.

Di rumah sakit, remaja inipun mendapatkan operasi dan perawatan intensif selama 10 hari. Setelah dianggap sembuh dan kondisinya sudah stabil, remaja ini pun akhirnya diijinkan untuk pulang meskipun masih harus rutin melakukan check-up. Semenjak itulah remaja ini merasakan keanehan pada tubuhnya, khususnya pada perutnya yang terus membesar. Saat diperiksakan ke dokter, remaja ini kaget bukan main saat tahu bahwa dirinya hamil dan segera melahirkan buah hatinya.

Remaja ini ternyata terlahir dengan kelainan vagina yang disebut sebagai mullerian agenesis. Kelainan ini membuatnya tidak memiliki sistem reproduksi yang lengkap sehingga kesulitan untuk berhubungan intim. Karena alasan inilah Ia selalu melakukan seks oral atau seks anal pada pasangannya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal British Journal of Obstetrics and Gynecology, disebutkan bahwa sperma yang ditelan remaja ini memang memasuki saluran pencernaan. Biasanya, sperma tidak bisa bertahan dengan kondisi keasaman lambung, namun, ada kemungkinan air liur wanita ini sangat banyak sehingga mampu menetralisir asam pada lambung dan membuat sperma mampu bertahan lebih lama pada perut dan bisa berpindah menuju organ reproduksi. Kemungkinan lainnya, luka yang terjadi pada perutnya bisa membuat sperma berpindah dari saluran pencernaan ke organ reproduksinya sehingga menyebabkan kehamilan.

Baca Juga:  Apa Penyebab Bau Badan ?

Sayangnya, hingga saat ini, kasus ini masih belum benar-benar jelas dan penelitian pun masih dilakukan untuk mengungkapkannya.