Emfisema – Rehabilitasi Paru, Follow-Up, Pencegahan, dan Prognosis

Rehabilitasi paru bisa jadi adalah terapi yang paling efektif untuk pasien PPOK dengan emfisema. Latihan fisik bertahap, teknik pernapasan yang tepat, edukasi tentang terapi penyakit dan memberdayakan pasien dengan terapi yang ada. Ini meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi kebutuhan pasien untuk rawat inap di rumah sakit.

doktersehat-rokok-mudah-sakit-resiko-jantung-stroke

Follow-up emfisema
Jika Anda memiliki emfisema, perawatan lanjutan penting untuk mengelola penyakit ini. Anda perlu menjadi mitra dengan dokter Anda dalam pengelolaan kesehatan Anda.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Secara realistik, pengobatan yang tersedia untuk dokter dan orang-orang dengan emfisema jauh lebih sulit. Akan jauh lebih efektif mencegah perkembangan penyakit sejak awal daripada pengobatan.

Pencegahan emfisema
Pencegahan emfisema terkait erat dengan pencegahan merokok. Faktor risiko utama untuk penyakit ini yang bisa Anda kontrol adalah merokok. Orang yang merupakan perokok harian menempatkan diri dan kesehatannya seiring satu rokok yang dihabiskan dari waktu ke waktu. Bagi individu yang telah mengalami emfisema dengan penyebab lain seperti polusi udara, menghindari polusi adalah yang terbaik pertama langkah menuju pencegahan.

Kekambuhan emfisema dapat dikurangi atau dicegah dengan mengkonsumsi obat yang diresepkan dan mencari perawatan medis untuk tanda-tanda atau gejala infeksi pernapasan atau sesak napas sesegera mungkin. Juga, jika Anda memiliki emfisema, Anda harus mendapatkan vaksin yang dapat mencegah infeksi pernapasan seperti vaksin pneumokokus setiap 5 tahun dan vaksin virus influenza setiap tahun.

Prognosis emfisema
Emfisema adalah penyakit saluran pernapasan bawah yang kronis, penyebab utama kematian ketiga di Amerika Serikat dan di Indonesia. Ini adalah penyakit kronis, progresif yang mempengaruhi kualitas hidup sepanjang akhir hayat.

Mirip dengan banyak penyakit kronis, prognosis penyakit ini akan dipengaruhi oleh banyak variabel. Tidak ada obat, tetapi ada metode penanganan yang efektif, yang dapat memperlambat perkembangan penyakit dan memungkinkan untuk hidup normal.

Baca Juga:  Emfisema - Pengobatan dengan Berhenti Merokok dan Obat Bronkodilator

Singkatnya, diagnosis emfisema bukan seperti hukuman mati. Sebaliknya, itu adalah suatu kondisi medis yang meminta Anda berperan aktif dalam mengelola penyakit Anda sendiri. Berhenti merokok adalah langkah pertama yang terbaik. kunjungan rutin ke dokter dan mengkonsumsi obat yang diresepkan juga sangat penting. Namun, prognosis akan memburuk jika individu memutuskan untuk terus merokok.