Regurgitasi katup aorta

DokterSehat.com – Regurgitasi katup aorta merupakan kebocoran pada katup aorta yang terjadi tiap kali ventrikel mengalami relaksasi.



Penyebab

Dulu di Amerika Utara dan Eropa Barat regurgitasi katup aorta disebabkan oleh demam rematik dan sifilis. Kini kedua penyakit jarang ditemukan karean penggunaan antibiotik sudah digunakan secara luas. Regurgitasi katup aorta juga bisa disebabkan faktor lainnya, seperti:

  • Melemahnya katup
  • Kelainan bawaan
  • Cedera
  • Infeksi bakteri
  • Bahan fibrosa akibat degenerasi miksomatous

Sekitar 2% anak laki-laki dan 1% anak perempuan dilahirkan dengan katup berdaun dua yang biasanya berdaun tiga, yang dapat menyebabkan regurgitasi ringan.

Gejala

Regurgitasi katup aorta ringan biasanya ditandai dengan timbulnya gejala murmur jantung yang bisa didengar melalui stetoskop (terjadi tiap kali ventrikel kiri relaksasi.

Jika regurgitasi katup aorta berat maka bisa mengakibatkan pembesaran ventrikel yang akhirnya menjadi gagal jantung.  Gagal jantung mengakibatkan terjadinya sesak napas saat melakukan aktivitas atau waktu berbaring terlentang, terutama pada malam hari. Kemungkinan duduk tegak dapat mengalirkan cairan dari paru-paru atas hingga nafas kembali normal.

Penderita juga kemungkinan mengalami jantung berdebar (palpitasi) yang disebabkan oleh kontraksi yang kuat dari ventrikel yang membesar. Pada malam hari bisa juga mengalami nyeri dada.

Pengobatan

Untuk mencegah infeksi pada katup jantung yang rusak, setiap sebelum menjalani tindakan gigi atau pembedahan, kepada penderita diberikan antibiotik. Tindakan tersebut juga dilakukan pada regurgitasi katup aorta yang ringan.

Bila muncul gejala gagal jantung maka harus dilakukan pembedahan sebelum ventrikel kiri rusak permanen. Sebelum dilakukan pembedahan maka gagal jantung bisa diobati dengan digoxin dan penghambat ACE, atau obat lain yang bisa melebarkan pembuluh darah dan mengurangi kerja jantung. Biasanya katup akan diganti dengan katup mekanik atau katup yang sebagian dibuat dari katup babi.

Baca Juga:  P3K Syok