Raspberry Ternyata Bisa Mencegah Munculnya Alzheimer

DokterSehat.Com – Seiring dengan bertambahnya usia, setiap orang tentu akan mengalami penurunan kondisi fisik dan mental, khususnya bagi mereka yang sudah berusia lanjut. Kini, banyak pakar kesehatan yang meminta setiap orang untuk lebih mewaspadai penyakit alzheimer, sebuah kondisi dimana kemampuan kognitif seseorang menurun drastis dan kerap kali terjadi di usia tua. Seringkali, alzheimer disebabkan oleh gaya hidup yang sangat tidak sehat. Lantas adakah cara agar kita bisa terhindar dari penyakit ini?

doktersehat-buah-raspberry-alzheimer

Pakar kesehatan menyebutkan jika ada banyak cara yang bisa membuat kita mencegah munculnya penyakit alzheimer. Sebagai contoh, kita bisa saja mulai banyak mengkonsumsi makanan yang kaya nutrisi bagi kesehatan otak. Selain itu, rutin melakukan aktifitas olahraga juga akan sangat baik dalam mencegah munculnya penyakit ini. Namun, sebuah penelitian terbaru menunjukkan fakta menarik dimana kita bisa mencegah alzheimer dengan cara yang nikmat, yakini dengan rajin menyantap buah raspberry.

Pakar kesehatan dari Aberdeen University, Skotlandia, Claude Wischik, menyebutkan jika raspberry ternayta memiliki kandungan nutrisi yang mampu mencegah protein berlebih pada otak yang memang menjadi pemicu penurunan kemampuan kognitif. Senyawa tersebut adalah senaywa resveratol yang sebelumnya kerap ditemukan pada cokelat hitam dan minuman anggur merah. Sebagai informasi, otak yang memiliki kandungan protein berlebihan akan membuat kondisi organ ini tidak sehat dan semakin menurunkan kemampuan kognitifnya.

Senyawa resveratol ini juga diyakini mampu membunuh berbagai macam sel yang beresiko memicu radang otak, kanker, dan masalah lain yang bisa muncul pada otak kita. Hal ini berarti, jika kita rutin mengkonsumsi buah ini, dan dikombinasikan dengan berolahraga secara teratur, mendapatkan waktu istirahat dengan cukup, dan menjaga gaya hidup tetap sehat serta bebas stress, maka kita pun akan semakin baik dalam mencegah munculnya alzheimer di masa mendatang.