Rasa Puas Dari Merokok Ternyata Hanya Rekayasa Dari Nikotin

DokterSehat.Com – Mengapa banyak orang yang kesulitan untuk berhenti merokok? Banyak orang yang berkata jika mulut mereka terasa pahit andai lama tidak menghisap kandungan nikotin dari asap rokok ini. Memang, rokok bisa menimbulkan kenikmatan luar biasa bagi pecandunya. Namun, tahukah anda jika kandungan nikotin ternyata bisa mempengaruhi neurotransmitter atau dopamine di dalam otak sehingga kita pun akan memiliki perasaan senang dan tenang pada tubuh? Hal inilah yang membuat para pecandu rokok ketagihan dan membuat mereka susah untuk meninggalkan kenikmatan dari menghisap asap rokok.

doktersehat-merokok-rokok-puasa-smoking

Sebuah penelitian yang hasilnya dirilis oleh Jurnal Frontiers in Psychiatry dilakukan untuk mempelajari apa yang para perokok rasakan saat menghisap rokok. Hasilnya adalah, kandungan nikotin pada asap rokok inilah yang bertanggung jawab akan rasa senang dan puas saat menghisap rokok. Penelitian ini sendiri melibatkan 24 partisipan yang merupakan perokok aktif dengan level berat dan para peneliti pun kemudian menganalisa apa yang terjadi pada aktivitas otaknya dengan memakai mesin fungsional MRI. Pengecekan aktivitas otak ini dilakukan setelah para partisipan merokok dalam empat kali waktu yang terpisah dimana dalam dua sesi merokok, mereka hanya mendapatkan rokok tanpa adanya kandungan nikotin.

Yang menarik adalah, saat para partisipan ini diberitahu bahwa rokok yang dihisap mengandung nikotin, ada reaksi yang terjadi pada otak dimana pada bagian insula, area di dalam otak yang mengendalikan keinginan akan zat adiktif, mengalami peningkatan aktivitas dengan signifikan. Hal ini berarti, sebenarnya para perokok ini mengalami rasa puas hanya karena tahu ada kandungan nikotin pada rokok dan kemudian akan mengalami serbuan dopamine tatkala ada nikotin yang masuk ke dalam tubuh sehingga mereka pun akan mendapatkan rasa puas dan menjadi candu secara fisik dan psikologis.

Baca Juga:  Hiiii, Bocah Ini Sakit Akibat di Perutnya Banyak Ditemui Gumpalan Rambut

Dengan adanya fakta ini, pakar kesehatan pun menyarankan mereka yang ingin berhenti merokok untuk mulai berpikir bahwa nikotin tidaklah nikmat dan memberikan kepuasan. Dengan sedikit manipulasi pada otak dan mulai mempercayai bahwa nikotin tidak memberikan rasa puas secara konsisten, maka diharapkan ketergantungan pada rokok pun bisa segera diturunkan.