informasi kesehatan


Rasa Jenuh Muncul Dalam Pernikahan

Rasa Jenuh Muncul Dalam Pernikahan

DokterSehat.com – Setiap titik dalam kehidupan suatu saat pasti ada masa jenuh. Lantas bagaimana bila titik dimana kita berada justru adalah pernikahan? Apakah yang harus dilakukan agar rasa jenuh dapat dikendalikan sehingga bahtera pernikahan tak terancam? Berikut beberapa hal yang harus Anda ketahui seputar rasa jenuh dalam pernikahan.

Pernikahan bukanlah akhir kisah indah bak dongeng cinderella, namun dalam perjalanannya, pernikahan justru banyak menemui masalah, salah satunya adalah kejenuhan. Walau nampaknya kejenuhan tidak terlihat seperti sebuah masalah besar yang membahayakan tapi pada kenyataannya, kejenuhan seringkali menjadi pemicu awal keretakan sebuah rumah tangga. Berikut ini beberapa tanya jawab singkat sehubungan dengan kejenuhan pasangan dalam perkawinan.

Apakah faktor penyebab timbulnya perasaan bosan atau jenuh?

Sebagai manusia, kita memang mempunyai daya tarik atau daya ketertarikan yang tinggi terhadap hal-hal yang baru. Jadi, semua hal yang telah kita miliki dan nikmati untuk suatu periode tertentu akan kehilangan daya tariknya. Misalnya, Anda mencintai pria yang sekarang menjadi pasangan karena kegantengan, kelembutan dan tanggung jawabnya. Lama-kelamaan, semua itu berubah menjadi sesuatu yang biasa. Itu adalah kodrat manusia. Sesuatu yang baru cenderung mempunyai daya tarik yang lebih kuat dan kalau sudah terbiasa daya tarik itu akan mulai menghilang pula. Ada kalanya, hal-hal yang sama, yang terus-menerus kita lakukan akan membuat jenuh dalam pernikahan.

Tapi sebetulnya, ada hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk menghindari kejenuhan tersebut. Misalnya, hubungan yang saling mengisi, menyuburkan, menggairahkan, seharusnya mengimbangi kecenderungan untuk merasa jenuh. Jadi, dengan kata lain, dalam pernikahan dibutuhkan keseimbangan antara dua faktor yaitu kebosanan itu sendiri yang harus diimbangi dengan rasa saling mengisi. Pada dasarnya, kebosanan memang menjadi kecenderungan manusia secara kodrati.

Benarkah kebosanan identik dengan perasaan cinta yang mulai pudar pada pasangan?

Dugaan itu acapkali muncul. Anda mungkin cenderung beranggapan bahwa pasangan sudah berubah, tidak lagi seperti dulu, cintanya kepada Anda mulai berkurang. Pada dasarnya pernikahan itu memang perlu dipupuk agar kuat, supaya bagi Anda yang menjalani pernikahan memiliki rasa aman. Rasa tidak aman cenderung membuat Anda berpikir apakah dia masih mencintai Anda atau tidak.

Tapi rasa aman tidak akan menggugah Anda untuk mempertanyakan hal-hal seperti itu. Rasa aman merupakan sesuatu yang perlu ditanam dan dipupuk dalam pernikahan. Otomatis ini berkaitan dengan perasaan dicintai. Ada orang yang beranggapan sekali mencintai, akan selama-lamanya mencintai. Sekali dicintai selamalamanya akan dicintai. Ini harapan pada pasangan kita. Pada kenyataannya tidaklah demikian, karena cinta itu bisa padam, kita bisa kurang mencintai dan kebalikannya pasangan bisa kurang mencintai kita pula. Untuk itulah cinta perlu dipupuk.

Hal apa yang bisa dilakukan untuk memupuk hubungan pernikahan supaya kebosanan tidak menjadi-jadi atau menguasai kehidupan kita?

Dalam membangun suatu hubungan diperlukan saling mengisi. Ibaratkan saja Anda seperti wadah kosong yang perlu diisi. Pengertian mengisi di sini adalah mengisi kebutuhan yang mendasar. Misalnya saja merasakan kita ini berharga, dicintai, dan diperhatikan.

Dalam pernikahan pasti Anda memiliki harapan pasangan akan mengisi kehidupan Anda. Meskipun Anda orang yang mandiri, tetapi tetap terbersit harapan bahwa pasangan akan mengisi Anda. Karena sebagai seorang wanita Anda pasti mengharapkan pasangan bisa mengerti Anda. Terkadang kita adalah orang yang sangat butuh pengertian, supaya bisa merasakan hidup ini masuk akal.

Kalau kita hidup di tengah-tengah orang yang tidak bisa mengerti kita, hidup ini akan terasa tidak masuk akal. Selain itu Anda akan merasa sendiri atau sepi jika tidak ada yang bisa benar-benar memahami Anda. Salah satu hal mendasar yang dapat diharapkan dari pasangan adalah dimengerti.

Ada kalanya, problem belum bisa selesai pada hari yang sama, tapi jika Anda merasakan bahwa pasangan sudah mengerti apa yang ingin disampaikan atau dikemukakan, Anda boleh merasa lebih lega. Jadi, kebutuhan untuk dimengerti sangatlah penting. Ini adalah salah satu dari sejumlah kebutuhan yang lainnya. Jadi, sebetulnya pernikahan yang bisa terhindar dari kejenuhan adalah pernikahan yang saling mengisi.

Bolehkah kita mengakui sedang bosan dengan pasangan?

Sebaiknya Anda tidak menggunakan kata bosan, tetapi usahakan masuk kepada pokok masalahnya. Karena pada dasarnya, kejenuhan atau kebosanan dimulai dari masalah yang terus berulang.

Jadi ada baiknya langsung saja soroti permasalahannya, harapan apa yang tidak terpenuhi, masalah apa yang belum terselesaikan dalam hubungan Anda, dan apa saja yang tidak Anda sukai tentang dirinya yang terus-menerus harus Anda terima. Hal-hal seperti itu sebaiknya langsung dibicarakan. Selesaikan masalahnya, bukan kebosanannya.

Pada intinya, kejenuhan dalam rumah tangga cepat atau lambat pasti akan datang, tinggal bagaimana Anda dan pasangan mampu menyiasatinya. Ketimbang sibuk mencari pelarian di luar, lebih baik diskusikan dengan pasangan, lalu cari jalan keluarnya. Tak ada satu pun manusia di dunia ini yang tidak bisa diajak bicara secara baik-baik.

pf button both Rasa Jenuh Muncul Dalam Pernikahan
                     

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

21 Responses to “Rasa Jenuh Muncul Dalam Pernikahan”

  1. mita says:

    ou gt to.. Jd mudeng skrg :D Ribet jg y klo ud merid-.-’

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 2 Thumb down 0

  2. Nana says:

    Gmna kl dy ga jujur,kyknya dy maen hati tuch walau udh dtanyain?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 2

  3. evy aisya says:

    benerr banget… aku jg lagi mengalami kebosanan dalam rumah tangga, eiit… tapi jgn salh sangka aku gak bosan dengan pasanganku, cintaku tetap tak berubah sedikitpun. Tapi perlakuannya terhadapku yang bikin aku bosan dan sudah pada titik penghabisan untuk ukuran kesabaran seorang wanita. Bayangin aja semua urusan rumah tangga termasuk anak2 aku harus urus sendiri mis: pendaftaran anak sekolah, bawa anak ke dokter, servis mobil di bengkel dll.. semuanya aku yang urus, walupun uangnya dari suami terkadang aku jealous liatin istri2 orang lain yang suaminya selalu siap dan rela meluangkan waktu untuk si istri. Aku bosan mendengar omelannya setiap hari, dan liatin wajah juteknya tiap hari… apa2 harus beres gak ada yang salah, kerjaanya selalu menyalahkan kalau apapun perintahnya belum kulaksanakan, kadang aku jadi mikir benernya aku ini istrinya atau pembokatnya ya… mungkin dua2nya. paling jengkel kalau aku dengar kata2nya “ngapain kamu seharian ini kok belum gini belum gitu de el el. sampai urusan yg sangat fital masalah keuangan dia berubah selalu sembunyikan keuangannya darku, hah gmn gak bikin sewot.. padahal nih seumur perkawinan kami belum pernah rasanya aku dibelikan barang mahal, dari urusan beli bedak, perawatan, baju, tas serta sepatu untuk aku sendiri semuanya harus aku beli dengan uang gajiku sendiri. Iri rasanya melihat ibu2 memamerkan perhiasa2 mahal atau jam tangan mahal hadiah dari suami mereka.. kkenapa aku tidak pernah diperlakukan seperti itu ya..?? tiap hari paling2 yang kudengar hanya gerutuannya karena hal2 sepele. aku ini juga wanita yang ingin dimengerti, dicinta serta diperhatikan,, bagaimana aku gak bosen 10 tahun menikah gak ada perubahan,seperti kawin dengan robot yang tidak punya perasaan… mungkin ada solusi buat permasalahnku ini mohon dibantu ya…

    Komentar yang Sangat Berguna. Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 11 Thumb down 0

    • lilik says:

      yang sabar ya bu…mudah mudahan suami ibu bisa berubah dan mendapat hidayah dari Tuhan

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  4. saydina says:

    @evy aisya
    1.Masalah merupakan kebalikan dari solusi.
    2.Anda fokus kepada solusi dari persoalan yang timbul, bukan pada penyebab dari masalah itu. Dengan demikian Anda mengambil alih kontrol dari dalam diri Anda sendiri, bukannya dikendalikan oleh keadaan di luar.
    3.Selesaikan masalah dengan berdua

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 2 Thumb down 0

    • Emilia says:

      Saya juga merasakan hal demikian saya merasa sudah tìdak bisa bersama lagi mungkin berpisah sementara untuk saling intropeksi diri adalah jalan yang terbaik

      Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  5. rina says:

    iya ni sma percis emang aku dia anggap robot bisa d atur ni itu jenuh rasanya………..

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 1

  6. rina says:

    aku si rmah tangga jarak jauh gmana y dia tu egois ja yg di gdein yg das di mata dia aku slalu salah & salah lama kelamaan aku jenuh bgtttt romantis ga bperhatian ga y kdg2 larinya aku nangis ga bisa ngungkapin perasaan aku kesuami aku kalo di bilang aku itu”TB” ALIAS TEKANAN BATINrmh tannga aku dah $ thn & kami memiliki seorg anak laki2 ke anaknya jg ga perhatian cuek gt aku bingung paa aku aku salah kalau aku meningan dijarangin komunikasinya?

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 1 Thumb down 0

  7. Jennuh says:

    Bt dgn sikap sombongnya,sikap angkuhnya,egoists

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  8. Jennuh says:

    Kurang sopan dgn org tua saya, pokoknya egoists. Dia merasa dia paling Benar Dan paling hebat

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 1 Thumb down 0

  9. fitri says:

    q jg gitu sech rasax bete bgtttt..

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  10. els says:

    10 th pacaran + 30 th perkawinan…wkt 40 th dg naif aku jalani apa maux…berjuta juta maaf sll murah untukx…aku bisa bertahan selama 30 th dan sampai maut memisahkan km hanya karena 2 bidadariku… rumah tangga aku jalani dg jatuh bangun…dengan kerja keras.. sebagai pencari nafkah untuk keluarga…tanpa mengecilkan arti suami tp suami gajix sdh puas dg gaji PNS tanpa korupsi… alhamdulillah jg…suami nyantai..instan semua kebutuhan disiapkan istri…plg kerja nonton TV smp kerja bsk pagix…itu selama 30 th perkawinan..kok gak bosan ya… sementara istri jungkir balik kerja dr pagi sd malam cari duit…jadi sopir..jadi koki…jadi baby sister..jd pembantu rumah tangga..mikir sekolah anak2.. mikir biaya sekolah anak..mikir rekreasi biaya dan segala urusan dr persiapan pelaksanaan …..semua dikerjakan sendiri…sampai mantu 2x pun duduk manis dr persiapan sd duduk manis di panggung pelaminan…dimata suami….istri sll salah…tp..aku tdk peduli…. suami sll marah….tp aku tak peduli… suami sll nonton TV,,,tp aku tak peduli… hidup tetap musti berjalan…tugasku sebagai istri tetap aku kerjakan…buat sarapan.. nyuci bajux..belikan kue2x yg teman nonton TV nya…setelah anak2 nikah..tugasku sbg ibu selesai…aku bilang pada suami… hidupku adl hidupku sendiri…hidupmu adl hidupmu sendiri…masing2 membawa tanggung jawabx msg2 dihadapan Tuhan…maaf aku akan berjalan sendiri mencari KEKASIH SEJATIKU yg selama ini memberiku kekuatan..menolongku dlm kesulitan..memenuhi segala apa yg aku butuhkan…yg memelukku saat aku sedih… yang membelaiku saat air mataku jatuh… KEKASIH SEJATIKU….ALLAH SWT…aku datang padaMU …. aku selalu datang padaMU… hadirlah sll dlm jiwa dan darahku… karena setiap nafas dan detak jantungku aku selalu mengingatMU….

    Komentar yang Sangat Berguna. Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 8 Thumb down 0

  11. Yuli says:

    Aq bru 7 bln menikah tp rsa’a aq sdah mulai mrasa borring trhdap tngkah laku suami ku ,,
    krna suami ku stiap hari’a shabis plng krja wktu’a sllu di hbiskan untk mnonton tv tv tv & tv sja ..
    Kdang aq brfkir aq/tv yg mnjdi istri’a ??
    Aq trkdang mrsa iri pda ttnggaku yg sllu brcnda & romantis dgn suami’a ..
    Tp klo suami ku klo sdh lht tv yaa sdh tak bsa di gnggu gugat ..
    Wktu pcrn qt hmpir lmyan lma skitar 4 thn tp knp suami ku sperti’a sdh tdk pduli dngn ku pdhl umr prnkhan qt bru s’umr jgung & qt blm mmpunyai momongan ..
    Mngkin klo aq sdh mmpunyai mmongan aq jg ga trllu memikirkan mslh ini x ,,
    tp s’tdknya aq jg ingin suami ku brskp sperti awal qt knal ga kya skrg kya’a lebih cuek dingin & ga prhatian sma aq :(
    aq bingung & aq jenuh sekali dngn k’adaan & posisi sprti ini …
    Aq sllu brprilaku slyak’a istri solehah & sllu mnyiapkan smua kbtuhan suami tp sperti’a suamiku acuh tak acuh sma aq ..
    Ya allah aq harus gimana ?
    Aq ga mau rmh tngga ku hncur hnya krna k’egoisan smata …….. ;(

    Komentar yang Sangat Berguna. Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 5 Thumb down 0

  12. Ronny says:

    @Yuli – Ibu sebaiknya ibu ajak suaminya bicara baik2 kalopun dia tetap seperti itu ibu harus sabar dan dekati dia terus sampai dia mau jelaskan apa masalah yg sedang dialami mungkin dia butuh teman bicara ttg apapun.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 3 Thumb down 0

  13. siska says:

    akhir2 ini aku pun sering merasa tidak penting lagi buat suami.sepertinya dia sudah mulai jenuh.keinginannya selalu berlawanan dengan aku.dia ingin istri yang selalu diam dan nerima apapun itu,tanpa memboleh kan ku memberi komentar,tp dia tidak tau bagaimana perasaan seorang istri saat dia tak lagi ingin tau apa yang aku harap kan dari dia.protes,justru itu yang membuat dia semakin jenuh padaku.lalu aku harus bagaimana??apa mengalah untuk diam?yang membuatku semakin terpuruk,atauaku selalu mengutarakan keluh kesah ku agar dia tau…karna aku merasa dia gak akan pernah tau tanpa aku bicara.tp dia selalu meraqsa terganggu jika aku bicara…

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 1

  14. mama sedih says:

    Aku harus bagaimana lagi?…aku tidak putus berdoa agar suamiku tidak sering pergi-pergi lagi dan merahasiakan semua kegiatannya hampir 2 tahun ini. Aku merasa suamiku sudah tidak mementingkan keberadaanku…walaupun aku pekerja yang bisa menghidupi diri sendiri, tapi aku berusaha melayani suami dengan baik jika dia pulang kerumah. Tapi sia-sia upayaku, karena suamiku masih sering pergi sampai berminggu-minggu tanpa mau diganggu keberadaannya…karena HP dimatikan. Oh Tuhan…kumohon aku ingin keluarga yang sakinah, mawadah dan warrohmah…saling menyayangi…

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  15. Roseilia says:

    Saya sudah merasakan jenuh dengan suami saya setelah melahirkan anak pertama hingga kini memepunyai anak kedua rasa bosan itu semakin memuncak membuat saya ingin lari dari kehidupan suami saya… saya ingin pergi jauh membawa kedua anakku menjalani kehidupan baru… bosan melihat kelakuan suami saya yang terus menerus seperti itu yang berulang kali di lakukan membuat saya marah besar hingga membuat diriku lelah menghadapi masalah dan tuntutan2 suami yang terus menerus

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  16. Rosita says:

    Q pcaran ma dya da 4th,dan menikah da 4thn!Psanganq mukanya pas2 an mulutnya bau da gtu item bgt,,saudaranya bnyk bgt 7 ortunya ma sdranya g suka ma q!bnyak konglit dlm kluarganya,q ijut merasakan cz q hdup campur ma mertua skg!entah krna q cantix to lbih sukses+pinter y?cz q ma suami bisa beli apa2!iri x y?prasaanq brubah ma suami entah knpa rasa cinta dan sygq mkin lama mkin memudar?yg q liat dmataq skg bnyak kekurangan dari dirinya?q tdk bisa menerima dya apa adaya sperti dlu?dya emg ank org kaya raya!baru kusadari skg??dlu sblm menikah bnyk org yg mengingatkanq knp org secantix q menikah sama dya?org lain bgtu sangat2 menyayangkan!tp q tak memperdulikan!apa dlu q kblinger harta2nya y?warisan dr ortunya!hadoooh MENYESAL Q NIKAH SAMA DIA?kdg terbayang dingatanq masa lalu orang2 ganteng yg ngedeketin q?napa q g nikah sm dia ja y?hdp campur ma mertua+adekny tdk sprti yg q byangkan!tekanan batin trs q dsni?wlaupun suami tu pinter krja..mandiri dan skses tnpa bntuan spesrpun dr ortunya yg kaya raya,nyukupin sgla suatu yg q btuhin syg n cinta bgt ma q+putri kmi 3thn!knp perasaanq berubah??sampe2 dajak berhubungan bdan ja q da ogah?g da nafsu!smua ini hanya q pendam dlm prasaanq saja suamiq tdk tau!apa yg hrs saya lakukan skg???q msi muda umurq 25?bru 4thn mnikah da gini gmn nt strusnya?mhon kasi sran dan masukan…

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  17. filzah says:

    lelah rasanya menghadapi suami angkuh, egois, g’ sopan sama mertua setiap kali dinasehati mertua selalu jawab. enak kalau jawabannya nyambung sama permasalahan, ini nyambung engg’ bener jg g’.
    Setiap ada uang g’ pernah dikasih sama istri bagaimana mau belanja setiap kali minta selalu katanya minta terus padahal sayakan jarang minta itu aja kadang g’ masak.
    kalau untuk ngisi perut sendiri g’ perhitungan coba kalau untu’ keluarga pelitnya minta ampun, setiap kali diajak bicara baik2 mudah emosi seolah2 saya yang salah betul.
    Ingin rasanya pergi jauh2 dari dia sudah sekian tahun saya tungguh2 berharap dia berubah tapi justru sebaliknya didiamkan dia semakin menjadi.
    apa yang harus saya lakukan agar pernikahan ini tetap utuh…
    Mohan solusinya ya

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  18. nuy says:

    Aq juga sedang merasakan jenuh, 2 thn menikah dikaruniai satu org anak, sehari2 berkutat dg anak dan dapur, blm lg sikap suami yg semakin dingin, merasa tdk dicintai seperti dulu, bagaimana aq bs mencintai dya dg perasaan yg sama, mengingat aq saja tdk merasakan dicintai, suasana rmh jd semakin membosankan.

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0

  19. wina says:

    aku bosan dengan sifat pasanganku yg cenderung cuex,dan tak perhatian..
    inginku dia cepat berubah

    Setuju atau Tidak Setuju: Thumb up 0 Thumb down 0