Rambut Tetap Sehat dan Cantik dalam Balutan Hijab

DokterSehat.com– Menggunakan hijab bukan berati tidak merawat rambut karena sudah tertutup. Jika salah dalam memperlakukannya, rambut pun akan terlihat tidak terawat dan tidak sehat. Saat memakai hijab rambut pun menjadi kurang bernapas dan seringkali menjadikannya lembab. Rambut lembab inilah yang akan menyebabkan beberapa masalah rambut seperti kerontokkan dan ketombe. Maka dari itu, rawatlah rambaut dengan cara yang benar meski menggunakan hijab.

19

Lakukan beberapa cara perawatan rambut yang benar berikut:

Keramaslah secara teratur. Idealnya melakukan keramas adalah minimal dua hari sekali. Pilihlah sampo yang mengandung bahan alami, misalnya lidah buaya yang memiliki kandungan untuk memperbaiki rambut dari kerontokkan. Selain itu pakailah kondisioner untuk menjadikan rambut tetap lembut, harum, dan kuat.

Gunakan masker rambut dan hair tonic. Dengan memakai masker rambut seminggu sekali, dapat menjaga kesehatan dan kekuatan rambut. Pilihlah masker bahan alami seperti sari alpukat khusus untuk rambut kering dan sari jeruk nipis untuk rambut berketombe dan berminyak. Pakaikan masker tersebut setelah keramas. Diamkan selam kurang lebih 15 menit, kemudian bilas kembali menggunakan air bersih. Agar rambut lebih kuat gunakan pula serum antirontok atau hair tonic.

Rajinlah dalam menyisir rambut. Minimal penyisiran dilakukan empat kali sehari. Saat menyisir lakukan pemijitan pada kulit kepala untuk melancarkan peredaran darah. Pilihlah sisir yang terbuat dari plastik dan bergigi jarang untuk mencegah kerontokkan. Jangan menarik garis belahan rambut hanya pada satu sisi, karena kerontokkan dapat berawal dari garis belahan raambut.

Hindari menggunakan hijab saat kondisi rambut basah. Hal ini untuk mengurangi tingkat kelembaban rambut yang akan semakin menyebabkan kerontokkan. Jadi setelah keramas biarkan rambut kering secara alami. Bungkus dengan handuk sebentar, dan biarkan kering dengan sendirinya. Hindari pula menyisir saat rambut masih basah. Jika terpaksa harus menggunakan hair dryer, maka atur temperatur yang rendah dengan jarak 10-15 cm dari rambut.

Baca Juga:  Tips Cara Melakukan Malam Pertama Agar Tidak Sakit

Miliki rambut dengan model rambut yang praktis. Jika memiliki rambut yang terlalu panjang akan membuat kepala terasa panas, karena sirkulasi udara yang kurang. Sebaiknya rambut tidak melebihi 60 cm.

Pilihlah bahan hijab yang nyaman. Jilbab dengan bahan katun atau kaus merupakan pilihan terbaik untuk penggunaan sehari-hari. Bahan tersebut memiliki pori-pori yang dapat melancarkan sirkulasi udara pada rambut. Pemakaian kerudung pun sebaiknya diganti setiap hari.

Hindari menggunakan jilbab dengan warna yang gelap. Misalnya warna hitam akan lebih mudah menyerap panas, sehingga akan membuat rambut lebih panas. Begitu pula saat memilih ciput (kerudung dalam), pilihlah warna terang atau putih.

Kenakan mode hijab yang praktis. Dalam pemakaian sehari-hari alangkah baiknya tidak memakai model jilbab yang bertumpuk-tumpuk. Hal ini akan memicu keringat berlebih pada kulit kepala yang bisa berkembang menjadi ketombe. Pada siang hari maksimal gunakan kerudung dua lapis. Namun bagi perempuan yang bekerja di ruangan ber-AC pakailah hijab berbahan tebal untuk melindungi kepala dari hembusan AC yang dapat menyebabkan rambut kering.

Istirahatkan rambut dengan tidak mengikat rambut saat berada di rumah, agar rambut dapat bernapas. Dengan mengistirahatkan rambut pun dapat mengurangi kelembaban kulit kepala penyebab ketombe dan kerontokkan.