Radang Tenggorokan Lebih Rentan Menular Pada Anak

DokterSehat.Com – Radang tenggorokan terjadi akibat dari invasi bakteri maupun virus, akan tetapi tidak sampai membahayakan nyawa pasien. Sehingga sebagian orang tua menganggap hal ini adalah wajar terjadi pada anak. Padahal radang tenggorokan dapat membuat kondisi anak semakin parah dikarenakan kehilangan nafsu makan bahkan memicu penyakit ginjal apabila infeksi pada tenggorokan anak disebabkan oleh kuman tertentu.

doktersehat-anak-tenggorokan-tersedak

Radang tenggorokan dapat berpindah pindah dari penderita dengan mudah, oleh karena itu anda harus mewaspadainya. Betulkah radang tenggorokan lebih rentan menular pada anak-anak, lantas apa penyebab utama dari penularan radang tenggorokan pada anak?

Radang tenggorokan sering kali membuat anak anda tidak nyaman salah satunya dikarenakan akan membuat mereka tidak nafsu makan, bahkan dapat diperburuk dengan kondisi kesehatan lainnya seperti flu dan demam. Pada anak anak sekitar 85% sering kali terjadi radang tenggorokan dan infeksi amandel yang disebabkan oleh infeksi virus, umumnya adalah virus yang menyebabkan batuk dan pilek atau lainnya, sedangkan penyebab lainnya dapat dikarenakan bakteri dan juga alergi. Mikroorganisme ini sangat mudah menginfeksi tubuh anak-anak, diantaranya melalui makanan seperti gorengan atau jajanan anak yang tidak sehat.

Anda dapat mengetahui perubahan kondisi kesehatan anak apabila terkena radang tenggorokan, pada umumnya ditandai dengan gejala nyeri pada saat menelan makanan, gatal di sekitar tenggorokan yang membuatnya tidak nyaman, kadang pada kondisi anak tertentu disertai dengan peningkatan suhu tubuh atau demam dan juga batuk pilek. Gejala akan berbeda apabila anak anda mengalami infeksi oleh bakteri streptokokus yang dapat menyebabkan demam rendah, kehilangan nafsu makan dan juga terjadinya pembesaran kelenjar.

Sedangkan pada radang yang disebabkan oleh infeksi kuman Streptococcus beta hemoliticus golongan A tipe 4,12,16,29,dan 25 dapat memicu penyakit ginjal yang akut. Faktor yang mempengaruhinya adalah pada ginjal terdapat sistem penyaringan, glomerulus. Pada glomerulus terjadi penyaringan terhadap zat di dalam tubuh, sedangkan pada saat terjadinya radang tenggorokan yang disebabkan oleh kuman streptococcus, tubuh akan menghasilkan antibodi untuk melawan kuman, sehingga terjadi ikatan antara kuman dan antibodi di dalam darah yang kemudian tersaring di glomerulus, ikatan ini akan menyebabkan kerusakan pada saringan di dalam tubuh. Sehingga apabila anak mengalami gejala perubahan warna air kencing menjadi warna merah, terjadinya bengkak disekitar mata pada saat bangun pagi, sebaiknya segera periksakan segera pada dokter.

Baca Juga:  Awas, Anak-Anak Juga Bisa Terkena Kencing Batu

Betulkah radang tenggorokan lebih rentan menular pada anak-anak? Pertama pada dasarnya, anda harus mengetahui terlebih dahulu penyebab terjadinya radang tenggorokan, apabila disebabkan oleh virus, maka kemungkinan besar dapat mudah menular kepada anak yang daya tahan tubuhnya rendah, penularan virus penyebab radang tenggorokan dapat terjadi saat air liur penderita terkena makanan yang ada disekitarnya. Kedua adalah apabila radang tenggorokan disebabkan bakteri yang dapat terdapat pada makanan atau jajanan yang tidak sehat. Menjaga kebersihan memang sangat dianjurkan apalagi kebersihan alat makan dan juga tangan anak anda.

Untuk menghindari penularan, sebaiknya anak anda dibatasi untuk berhubungan dengan penderita batuk pilek, penderita infeksi dan juga influenza. Serta meningkatkan daya tahan tubuh anak anda dengan istirahat cukup dan makan dengan baik. Sedangkan apabila anak anda terserang gejala radang tenggorokan, periksakan segera ke dokter apabila demam anak anda diatas suhu 39 derajat celcius, kesulitan dalam menelan air liur sendiri dan juga terdapat bintik putih pada tenggorokan. Perawatan yang bisa dilakukan adalah dengan banyak minum, minum air putih hangat agar membuat tenggorokan nyaman.