Radang Sendi – Diagnosis dan Pengobatan

doktersehat-nyeri-sendi-gangguan-autoimun

Peningkatan aliran darah dan pelepasan bahan kimia ini menarik sel darah putih ke area peradangan. Peningkatan jumlah sel dan zat inflamasi dalam sendi dapat menyebabkan iritasi, mengurangi tulang rawan (bantalan di ujung tulang), dan pembengkakan pada lapisan sendi (sinovium).

Diagnosis Radang Sendi 

Untuk menegakkan diagnosis penyakit peradangan sendi dapat dilakukan beberapa hal berikut atau dapat dilakukan semuanya:

  • Riwayat medis lengkap dan pemeriksaan fisik dengan memperhatikan pola keterlibatan sendi
  • Evaluasi gejala selain gejala sendi
  • Hasil sinar-X, tes darah, dan penelitian lain

Pengobatan Radang Sendi

Apakah radang sendi memengaruhi organ internal?
Peradangan dapat memengaruhi organ-organ sebagai bagian dari gangguan autoimun. Jenis gejala tergantung pada organ yang terkena. Sebagai contoh:

  • Peradangan jantung (miokarditis) bisa menyebabkan nyeri dada samar-samar atau retensi cairan
  • Peradangan pada saluran kecil yang mengangkut udara ke paru-paru (bronkiolitis) dapat menyebabkan sesak napas
  • Radang ginjal (nefritis) dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau kegagalan ginjal
  • Radang mata (iritis atau uveitis) dapat menyebabkan rasa sakit atau penurunan pengelihatan
  • Radang otot (polymyositis) dapat menyebabkan perasaan nyeri atau kelemahan
  • Peradangan pada pembuluh darah (vaskulitis) dapat menyebabkan ruam, sakit kepala, atau kerusakan organ internal

Nyeri mungkin bukan gejala utama karena banyak organ tidak memiliki saraf sensitif nyeri.

Apakah radang sendi bisa diobati?
Ada sejumlah pilihan penanganan dengan cara terapi untuk radang sendi, di antaranya dengan obat-obatan, istirahat, olahraga, dan operasi untuk memperbaiki kerusakan sendi. Jenis pengobatan yang diresepkan akan tergantung pada beberapa faktor termasuk jenis penyakit, usia seseorang, jenis obat yang dikonsumsi, kesehatan secara keseluruhan, riwayat medis, dan keparahan gejala.

Pengobatan radang sendi untuk:

  • Mengobati penyakit inflamasi yang mendasari dan mengurangi peradangan
  • Meringankan sakit dengan obat, modifikasi aktivitas
  • Menjaga gerakan sendi, kekuatan otot dan fungsi keseluruhan meliputi terapi fisik (fisioterapi) dan latihan
  • Mengurangi tekanan pada sendi dengan menggunakan brace, splints, atau tongkat dapat diperlukan

Obat apa yang digunakan untuk mengobati radang sendi?
Ada banyak obat yang tersedia untuk mengurangi nyeri sendi, bengkak, dan peradangan, serta harapannya dapat mencegah atau meminimalkan perkembangan penyakit inflamasi. Obat-obat ini termasuk:

  • Obat anti-inflamasi pereda nyeri (NSAID – seperti aspirin, ibuprofen, atau Celebrex)
  • Kortikosteroid (misalnya prednisone)
  • Obat-obat lain – obat kemoterapi, obat modifikasi, terapi biologis, atau narkotika penghilang rasa sakit

Beberapa obat secara tradisional digunakan untuk mengobati kondisi lain seperti kanker dan penyakit radang usus atau untuk mencegah penolakan transplantasi organ. Dosis yang digunakan mungkin berbeda dan efek samping juga mungkin berbeda, tetapi mereka merupakan obat-obat yang memiliki potensi kuat, yang membutuhkan tindak lanjut dari dokter.

Ketika diresepkan obat apapun, penting untuk bertemu dengan dokter Anda secara teratur sehingga ia dapat memeriksa efektivitas dan mendeteksi perkembangan efek samping.

Radang Sendi : 1 2