Quinapril – Dosis, Indikasi dan Efek Samping (1)

Nama: Quinapril
Nama Dagang: Accupril
Terdedia dalam bentuk: tablet 10 mg, tablet 20 mg
Kelas: ACE Inhibitor
Golongan ACE inhibitor yang lain: accupril, aceon, benazepril, fosinopril, lisinopril, lotesin, moexipril, perindopril quinapril, ramipril, trandolapril, vasotec



Untuk Hipertensi

  • Dosis Awal: 10-20 mg peroral setiap hari; dapat diberikan 5 mg pada pasien yang menerima terapi diuretik jika diuretik dilanjutkan
  • Dosis Pemeliharaan: 20-80 mg peroral setiap hari atau dibagi setiap 12 jam

Untuk Gagal Jantung Kongestif

  • Dosis Awal: 5 mg peroral setiap 12 jam
  • Dosis Pemeliharaan: 20-40 mg peroral setiap hari atau dibagi setiap 12 jam

Untuk Diabetes Nefropati

  • Memperlambat laju perkembangan penyakit ginjal pada pasien dengan hipertensi, DM, dan mikroalbuminuria
  • Dosis Awal: 10-20 mg PO setiap hari
  • Dosis Pemeliharaan: 20-80 mg PO setiap hari atau dibagi setiap 12 jam

Dosis Modifikasi

  • Gangguan ginjal dengan hipertensi
    • CrCl> 60 mL / menit: 10 mg / hari
    • CrCl 30-60 mL / menit: 5 mg / hari
    • CrCl 10-30 mL / menit: 2,5 mg / hari
    • CrCl <10 mL / menit: Data tidak mencukupi
  • gangguan ginjal dengan gagal jantung kongestif
    • CrCl> 30 mL / menit: 5 mg / hari
    • CrCl 10-30 mL / menit: 2,5 mg / hari
    • CrCl <10 mL / menit: Data tidak mencukupi

Efek samping
Frekuensi 1- 10%

  • Pusing (4-8%)
  • Sakit kepala (2-6%)
  • Batuk (2-4%)
  • Hipotensi (3%)
  • Kelelahan (3%)
  • Hiperkalemia (2%)
  • nyeri dada (2%)
  • Mual / muntah (1-2%)
  • Ruam (1%)
  • Hiperkalemia (2%)
  • Mialgia (2-5%)
  • Nyeri punggung (1%)

Frekuensi Tidak Ditetapkan

  • Angioedema
  • Gagal ginjal akut
  • Alopesia (kebotakan)
  • Angina
  • Pankreatitis
  • Hiperkalemia