Kini, Punya Anak di Tiongkok Dihadiahi Uang dari Pemerintah

bohong-pada-anak
Designed by Freepik

DokterSehat.Com– Pemerintah Tiongkok kini sedang merencanakan program yang ditujukan untuk memberikan dukungan finansial bagi pasangan yang mau memiliki anak lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh keberhasilan program satu anak yang telah berlaku beberapa tahun belakangan yang ternyata memberikan dampak kurang baik bagi perekonomian negeri tersebut.

Dilansir dari Next Shark, karena program satu anak berhasil, Tiongkok justru mengalami penurunan jumlah generasi muda dengan signifikan. Hal ini dikhawatirkan akan mempengaruhi jumlah angkatan kerja di masa depan.

Demi mengantisipasi hal ini, China’s National Health Commission pun kini sedang merumuskan sebuah aturan yang diharapkan bisa menurunkan biaya memiliki anak bagi keluarga di Tiongkok. Cara yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan finansial sesuai dengan seberapa banyak anak yang dimiliki.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 2015, dihasilkan fakta bahwa peraturan program satu anak di Tiongkok memicu penurunan jumlah generasi muda dengan drastis. Kini, Tiongkok pun mengembalikan program dua anak demi kembali menyeimbangkan jumlah generasi muda di masa depan, namun diharapkan para keluarga juga menambah anaknya dengan lebih banyak.

Menurut laporan dari National Bureau of Statistics, didapatkan fakta bahwa jumlah kelahiran di Tiongkok menurun drastis hingga 3,5 persen atau sekitar 17,2 juta kelahiran. Para orang tua di Negeri Tirai Bambu ini mengikuti program satu anak karena berpikir jika memiliki anak lebih banyak akan membebani perekonomian mereka. Padahal, jika sampai jumlah anak atau generasi muda berkurang, maka jumlah angkatan kerja di masa depan juga menurun sehingga akan mempengaruhi perekonomian salah satu negara raksasa di dunia ini.