Psoriasis Dikaitkan Dengan Tekanan Darah Yang Tidak Terkontrol

DokterSehat.Com – Psoriasis merupakan penyakit menahun dan bersifat kambuhan, yang ditandai oleh adanya benjolan bersisik berwarna keperakan dan sejumlah plak (bercak yang menonjol) dengan ukuran yang bervariasi. Psoriasis paling sering ditemukan pada usia 15-35 tahun.



Para peneliti yang meneliti lebih dari 13.000 orang dewasa di Inggris menemukan bahwa mereka yang mengalami psoriasis berat adalah 48 persen lebih mungkin untuk memiliki tekanan darah yang kurang terkontrol, dibandingkan mereka yang tidak mengalami psoriasis.

Temuan yang dilaporkan secara online pada tanggal 15 Oktober dalam jurnal JAMA Dermatology, mengkonfirmasi hubungan antara psoriasis dan kesehatan jantung. Namun alasan pastinya masih belum diketahui dan hubungan sebab-akibatnya juga tidak terbukti.

Kami masih belum memahami sepenuhnya mengapa kita melihat prevalensi yang lebih tinggi terkait faktor risiko kardiovaskular pada orang dengan psoriasis, Kata pemimpin studi Dr. Junko Takeshita, instruktur klinis dermatologi di University of Pennslyvania di Philadephia. Namun dia mengatakan bahwa peradangan kronis bisa menjadi denominator umum.

Orang dengan psoriasis umumnya mengalami bercak bersisik pada kulit mereka yang sering terasa gatal atau perih. Para ahli percaya masalah tersebut muncul dari serangan sistem kekebalan tubuh yang abnormal pada sel-sel kulit yang sehat reaksi yang menyebabkan peradangan kronis. Peradangan kronis di pembuluh darah diduga berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, dan stroke.

Kami sudah mengetauhi untuk beberapa waktu bahwa ada prevalensi peningkatan tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, dan stroke pada orang dengan psoriasis, kata Dr. Jerry Bagel, direktur dari Psoriasis Treatmen Center of Central New Jersey. Namun studi ini menunjukkan bahwa bahkan di antara orang-orang yang mengunjungi dokter mereka dan telah didiagnosis dengan tekanan darah tinggi, mereka yang mengalami psoriasis cenderung memiliki angka-angka di bawah kontrol, ujar Bagel yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Baca Juga:  Batuk Bisa Jadi Tanda Awal Payah Jantung

Sangat penting bagi dokter perawatan primer untuk menyadari bahwa pasien dengan psoriasis berisiko hipertensi yang tidak terkontrol, kata Bagel.

Hal yang sama berlaku untuk orang-orang dengan kondisi kulit tertentu, tambahnya. Psoriasis tidak hanya masalah kulit. Kondisi ini muncul terkait dengan faktor metabolisme dan faktor risiko kardiovaskular.

Namun demikian, kita masih bisa membuat perbedaan besar, ujar Bagel. Salah satu caranya adalah dengan mengubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat seperti makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan tidak merokok.

Temuan saat ini didasarkan pada database medis elektronik yang termasuk hampir 13.300 orang dewasa didiagnosis dengan tekanan darah tinggi. Lebih dari 1.300 diantaranya juga memiliki psoriasis.

Tim Takeshita menemukan bahwa di antara orang dengan psoriasis berat (yang berarti itu mempengaruhi lebih dari 10 persen dari kulit mereka) diketahui hampir 60 persen memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol (140/90 mm ??Hg atau lebih tinggi). Ditambah lagi, peluang mereka dari tekanan darah yang kurang terkontrol adalah 48 persen lebih tinggi dibandingkan orang tanpa psoriasis, studi ini menemukan. Sementara itu, orang-orang dengan psoriasis sedang (setidaknya mempengaruhi 3 persen dari kulit yang terkena) memiliki risiko 20 persen lebih tinggi.

Para peneliti mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kontrol tekanan darah, termasuk berat badan, merokok, kebiasaan minum, dan penggunaan obat-obatan yang dapat meningkatkan tekanan darah. Kendati demikian, psoriasis itu sendiri masih dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.